Dispus Makassar Libatkan Masyarakat Lestarikan Naskah Kuno lewat Digitalisasi
- 28 Jul 2026 20:57 WIB
- Makassar
RRI.CO.ID, Makassar – Dinas Perpustakaan Kota Makassar melibatkan masyarakat dalam upaya pelestarian naskah kuno melalui kegiatan Diseminasi Peningkatan Peran Serta Masyarakat dalam Penyimpanan, Perawatan, Pelestarian, dan Pendaftaran Naskah Kuno. Kegiatan berlangsung selama dua hari, 28–29 Juli 2026, di Makassar.
Kepala Dinas Perpustakaan Kota Makassar, Aryati Puspasari Abady, mengatakan kegiatan tersebut bertujuan meningkatkan kesadaran masyarakat, khususnya pemilik naskah kuno, agar menjaga dan melestarikan warisan sejarah tersebut melalui perawatan, pendataan, hingga digitalisasi. "Melalui kegiatan ini, kami ingin masyarakat maupun komunitas memahami pentingnya menjaga dan merawat naskah kuno dengan baik, termasuk melakukan pendataan dan digitalisasi agar pengetahuan yang terkandung di dalamnya tetap dapat diketahui oleh generasi mendatang," ujarnya.
Sebanyak 125 peserta dari berbagai komunitas dan kelompok masyarakat mengikuti kegiatan tersebut. Mereka mendapatkan edukasi mengenai tata cara penyimpanan, perawatan, pelestarian, serta proses pendataan naskah kuno. Kepala Bidang Koleksi dan Pengembangan Dinas Perpustakaan Kota Makassar, Husni Mubarak, mengatakan kegiatan ini merupakan inovasi yang pertama kali dilaksanakan oleh Dinas Perpustakaan Kota Makassar.
Menurutnya, sasaran pendataan adalah naskah kuno berusia lebih dari 50 tahun yang ditulis tangan. Pendataan dilakukan untuk memastikan keberadaan naskah terdokumentasi dan dapat di digitalisasi tanpa mengurangi hak kepemilikan masyarakat.
"Kita bukan meminta naskahnya. Kita ingin memberikan pemahaman bagaimana naskah itu dijaga dan dirawat. Dengan digitalisasi, isi dan cerita di dalam naskah tersebut juga dapat terus diketahui oleh generasi setelah kita," kata Husni.
Ia mengakui masih terdapat tantangan dalam pendataan karena sebagian masyarakat khawatir naskah yang dimiliki akan diambil pemerintah. Padahal, pendataan bertujuan memberikan pendampingan terkait pelestarian dan penyimpanan yang tepat.
Untuk memperkuat upaya tersebut, Dinas Perpustakaan Kota Makassar akan bekerja sama dengan Universitas Hasanuddin dalam proses pendataan, identifikasi, hingga pengkajian isi naskah kuno. Kolaborasi ini diharapkan mampu menjaga nilai sejarah, budaya, dan pengetahuan yang terkandung dalam naskah agar tetap dapat diwariskan kepada generasi mendatang.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....