Pendaki Gunung Bulu Baria yang Alami Cedera, Dievakuasi Tim SAR Gabungan

  • 26 Jul 2026 14:11 WIB
  •  Makassar

RRI. CO. ID, Makassar - Tim SAR Gabungan berhasil mengevakuasi seorang pendaki yang mengalami cedera serius saat mendaki Gunung Bulu Baria, Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan, Minggu (26/7/2026). Korban diketahui bernama Reyhan (25), yang mengalami cedera pada bagian tulang ekor setelah terjatuh dari hammock di Pos 8 Gunung Bulu Baria pada Sabtu (25/7/2026) sekitar pukul 10.00 WITA. Akibat cedera tersebut, korban tidak mampu melanjutkan perjalanan maupun berjalan turun dari gunung.

Setelah menerima laporan, Kantor Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) Kelas A Makassar segera mengoordinasikan upaya penyelamatan bersama BPBD Kabupaten Gowa dan unsur Potensi SAR lainnya. Sebanyak 10 personel Rescuer diberangkatkan dari Kantor Basarnas Makassar pada Sabtu sore sekitar pukul 16.00 WITA. Tim membawa perlengkapan komunikasi, peralatan medis, serta peralatan evakuasi khusus untuk menjangkau lokasi korban.

Kepala Seksi Operasi dan Siaga Basarnas Makassar, Andi Sultan, mengatakan tim langsung bergerak begitu menerima informasi adanya pendaki yang membutuhkan pertolongan. "Setelah menerima laporan, kami segera menerjunkan personel untuk bergerak ke lokasi kejadian di Gunung Bulu Baria demi memberikan bantuan evakuasi medis darurat kepada korban," ujar Andi Sultan.

Tim SAR tiba di Pos Registrasi Pendakian Gunung Bulu Baria pada pukul 21.55 WITA dan melakukan koordinasi dengan seluruh unsur SAR yang telah berada di lokasi sebelum melanjutkan perjalanan menuju titik korban. Pada Minggu dini hari sekitar pukul 04.00 WITA, Tim SAR Gabungan berhasil mencapai lokasi korban. Petugas kemudian memberikan penanganan medis awal, menstabilkan kondisi korban, dan memasang tandu spinal guna memastikan proses evakuasi berlangsung aman.

Selanjutnya, korban dievakuasi menyusuri jalur pendakian menuju Pos 8 sebelum dibawa turun ke Pos Registrasi. Andi Sultan menjelaskan, proses evakuasi terus dilakukan secara bertahap mengingat medan yang cukup berat dan membutuhkan kehati-hatian. "Pada pukul 04.00 dini hari tim SAR gabungan telah berhasil mengevakuasi korban dari Pos 8 menuju Pos Registrasi, dan diperkirakan tiba di posko registrasi sekitar pukul 13.00 WITA," katanya.

Operasi penyelamatan berlangsung lancar berkat sinergi Tim SAR Gabungan yang terdiri atas Basarnas, BPBD, unsur Potensi SAR, serta dukungan masyarakat setempat yang turut membantu proses evakuasi hingga korban dapat dibawa turun dengan selamat.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....