Kakanwil Kemenag Sulsel Tekankan Kesejahteraan Kepada Guru Madrasah

  • 24 Jul 2026 19:05 WIB
  •  Makassar

RRI.CO.ID, Makassar - Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Sulawesi Selatan, H. Ali Yafid, menyapa kepala madrasah dan guru se-Sulawesi Selatan melalui pertemuan virtual bertajuk "Kakanwil Sulawesi Selatan Menyapa Kepala dan Guru Madrasah Tahun Pelajaran 2026–2027", yang digelar melalui Zoom Meeting, Kamis, 23 Juli 2026. Kegiatan yang diikuti 995 peserta ini menjadi momentum bagi Kakanwil untuk memberikan arahan sekaligus motivasi kepada seluruh insan madrasah dalam menyongsong Tahun Pelajaran 2026–2027.

Dalam arahannya, H. Ali Yafid menegaskan bahwa peningkatan kualitas pendidikan madrasah harus berjalan beriringan dengan perhatian terhadap kesejahteraan guru. "Komitmen kita adalah terus memperhatikan kesejahteraan guru. Kesejahteraan bukan hanya menjadi bentuk penghargaan, tetapi juga diharapkan menjadi pemicu dan dorongan semangat bagi para guru dalam menjalankan tugas dan pengabdiannya di madrasah," tegasnya.

Selain itu, Kakanwil mengingatkan pentingnya membangun integritas sebagai fondasi utama profesi guru. Menurutnya, guru harus menjadi teladan dalam kejujuran, kedisiplinan, dan tanggung jawab, baik di lingkungan madrasah maupun di tengah masyarakat.

"Setiap guru dituntut membangun integritas. Jujur dan disiplin harus menjadi budaya kerja, khususnya di lingkungan madrasah. Integritas adalah modal utama untuk melahirkan generasi yang berkarakter," ujarnya.

Ali Yafid juga mendorong seluruh guru agar memanfaatkan perkembangan teknologi, khususnya media sosial, sebagai sarana meningkatkan kompetensi dan kapasitas diri. "Media sosial harus dimanfaatkan secara positif sebagai ruang belajar, berbagi praktik baik, memperluas wawasan, dan meningkatkan kapasitas seorang guru. Jadikan teknologi sebagai sahabat dalam mengembangkan profesionalisme," pesannya.

Pada kesempatan yang sama, Kepala Bidang Pendidikan Madrasah Kanwil Kemenag Sulsel, H. Wahyuddin Hakim, menambahkan bahwa pengawas madrasah, kepala madrasah, dan guru merupakan pilar utama penjaminan mutu pendidikan madrasah. Kabid Penmad mengajak seluruh pemangku kepentingan pendidikan madrasah untuk menjalankan amanah dengan penuh keikhlasan.

"Pengawas, kepala madrasah, dan guru adalah penjamin mutu pendidikan. Bekerjalah dengan ikhlas, sebab tantangan seberat apa pun akan terasa ringan apabila dilaksanakan dengan keikhlasan. Insya Allah selalu ada jalan keluar bagi setiap persoalan," ungkap Wahyuddin.

Lebih lanjut, Wahyuddin menjelaskan pentingnya implementasi Kurikulum Cinta sebagai paradigma baru dalam pendidikan madrasah. Menurutnya, kurikulum tersebut menempatkan kasih sayang sebagai ruh utama dalam proses pembelajaran.

"Kurikulum Cinta tidak hanya berfokus pada pencapaian akademis, tetapi bertujuan membentuk insan yang humanis, nasionalis, toleran, serta memiliki nilai-nilai kemanusiaan yang kuat. Pendidikan harus melahirkan generasi yang cerdas sekaligus berakhlak mulia," jelasnya.

Melalui kegiatan ini, Kanwil Kementerian Agama Provinsi Sulawesi Selatan berharap seluruh kepala madrasah, pengawas, dan guru memiliki semangat baru untuk terus meningkatkan mutu pendidikan, memperkuat integritas, serta menghadirkan madrasah yang unggul, inklusif, dan penuh kasih sayang dalam menyambut Tahun Pelajaran 2026–2027.

google-preference
Kata Kunci / Tags

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....