Polisi Mediasi Warga Rappocini dan Mamajang, Dua Kelompok Sepakat Berdamai
- 24 Jul 2026 14:43 WIB
- Makassar
RRI.CO.ID, Makassar – Polsek Rappocini bersama Polsek Mamajang, pemerintah Kecamatan, para Ketua RW/RT, serta tokoh masyarakat memediasi dua kelompok warga yang terlibat tawuran akibat kesalahpahaman. Mediasi dilakukan Kepolisian dan Pemerintah, berlangsung Jumat 24 Juli 2026, dihadiri kedua kubu yang bertikai.
Mediasi yang terlibat perang kelompok warga, dipimpin Kapolsek Rappocini Kompol Ismail, S.E., M.M. bersama Kapolsek Mamajang AKP Tri Husada Wahyu A.S.T., serta dihadiri Camat Mamajang M. Rizal ZR., S.STP. Juga hadir dalam mediasi para Ketua RW/RT dan tokoh masyarakat dari Kecamatan Rappocini maupun Kecamatan Mamajang sebagai bentuk dukungan terhadap penyelesaian masalah secara damai.
Dalam proses mediasi, Komol Ismail memberikan kedua belah pihak diberikan kesempatan menyampaikan penjelasan terkait peristiwa yang terjadi sehingga akar permasalahan dapat dipahami bersama. Hal tersebut dilakukan Kepolisian salah satu pendekatan persuasif dan dialog menjadi langkah utama untuk meredam ketegangan serta mencegah konflik berlanjut.
Kompol Ismail menegaskan sangat penting menjaga persaudaraan dan tidak mudah terprovokasi oleh informasi yang belum tentu benar. Informasi yang dapat memicu kesalah pahaman harus dicek kebenarannya dan tidak mudah terpancing isu - isu yang bisa memancing pertikaian.
“Setiap permasalahan hendaknya diselesaikan melalui musyawarah dengan mengedepankan komunikasi yang baik. Jangan mudah terprovokasi, libatkan aparat pemerintah maupun kepolisian agar persoalan tidak berkembang menjadi tindakan yang dapat mengganggu keamanan,” ujar Kompol Ismail.
Sementara itu, Kapolsek Mamajang AKP Tri Husada Wahyu A.S.T. mengajak seluruh elemen masyarakat untuk terus mempererat silaturahmi dan menjaga komunikasi antarwarga demi terciptanya situasi kamtibmas yang kondusif.
“Keamanan dan ketertiban bukan hanya tanggung jawab kepolisian, tetapi tanggung jawab bersama. Mari kita perkuat silaturahmi, tingkatkan komunikasi, dan bersama-sama menjaga wilayah kita agar tetap aman, damai, dan kondusif,” katanya.
Melalui kolaborasi antara kepolisian, pemerintah kecamatan, para Ketua RW/RT, serta tokoh masyarakat, kedua belah pihak yang sempat terlibat tawuran akhirnya sepakat berdamai, saling memaafkan, dan berkomitmen untuk tidak mengulangi peristiwa serupa di kemudian hari. Kegiatan mediasi pun berlangsung aman, tertib, dan lancar sebagai wujud sinergi bersama dalam menjaga persatuan serta stabilitas keamanan di tengah masyarakat.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....