Barru Diproyeksi Jadi Kawasan Investasi Baru Sulsel
- 20 Jul 2026 18:39 WIB
- Makassar
RRI.CO.ID, Makassar - Kabupaten Barru diproyeksikan menjadi kawasan investasi baru di Sulawesi Selatan. Wilayah ini dinilai memiliki keunggulan infrastruktur dibanding daerah lain.
Fungsional Penata Kelola Penanaman Modal Ahli Madya, Nurfan Fatriah, S.STP., M.Adm.Pem, menyebut Barru telah memiliki pelabuhan yang beroperasi. Sarana ini menjadi faktor penting penarik minat investor.
"Yang paling penting itu sarana prasarana infrastruktur," kata Nurfan Fatriah dalam program Kiprah Sulsel RRI Pro 1 Makassar, Minggu 19 Juli 2026.
Selain pelabuhan, Barru juga terhubung dengan jalur kereta api yang tengah dikembangkan. Wilayah ini pun telah ditetapkan sebagai kawasan minapolitan oleh Kementerian Kelautan dan Perikanan.
Nurfan menjelaskan status kawasan minapolitan mempermudah pelaku usaha mendapatkan izin di sektor perikanan. Persyaratan tata ruang dan dokumen perencanaan daerah dinilai lebih sinkron dengan kebijakan nasional.
"Setiap usaha itu harus berizin, investor harus mempunyai NIB," ujarnya, merujuk pada Nomor Induk Berusaha sebagai syarat dasar investasi.
Selain Barru, Kementerian Kelautan dan Perikanan telah menetapkan sepuluh kabupaten/kota di Sulsel sebagai kawasan minapolitan. Wilayah tersebut tersebar di kawasan Teluk Bone dan Selat Makassar.
Kawasan minapolitan dinilai berpeluang mengembangkan sektor industri, bukan sekadar penangkapan ikan. Status ini membuka peluang perizinan bagi investor yang ingin membangun pabrik pengolahan hasil laut.
Pemerintah provinsi optimistis konektivitas pelabuhan dan jalur kereta api akan mendorong masuknya investor baru. Kawasan ini digadang menjadi kawasan investasi selatan Sulsel yang melengkapi Takalar.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....