Pentingnya Introspeksi dan Menjaga Batas dalam Kehidupan
- 09 Jul 2026 20:53 WIB
- Makassar
RRI.CO.ID, Makassar – Perkembangan teknologi dan modernisasi membawa banyak kemudahan dalam kehidupan sehari-hari. Namun, di balik berbagai kemajuan tersebut, masyarakat juga dihadapkan pada tantangan untuk tetap mampu mengenali diri, mengendalikan perilaku, serta menjaga keseimbangan hidup agar tidak terjebak dalam gaya hidup yang berlebihan.
Hal itu disampaikan Ketua DPC Prajaniti Kota Makassar, I Nyoman P. Wiracita, S.E., pada Rabu, 08 Juli 2026 dalam program Hindu Dharma RRI Pro 1 Makassar. Menurutnya, kedua ajaran tersebut menjadi pedoman penting bagi umat Hindu dalam menghadapi berbagai perubahan yang terjadi di era modern.

Wiracita menjelaskan, Atma Jnana mengajarkan manusia untuk mengenali hakikat dirinya, memahami kelebihan dan kekurangan yang dimiliki, serta menyadari tujuan hidup sebagai makhluk ciptaan Tuhan. Sementara itu, Sima Bandha mengandung makna mengetahui dan menjaga batas dalam berpikir, berkata, maupun bertindak agar tetap sesuai dengan nilai-nilai dharma.
Ia mencontohkan, seseorang yang bekerja tanpa mengenal waktu hingga mengabaikan kesehatan maupun keluarga merupakan salah satu bentuk tidak mampu menjaga batas dalam kehidupan. Menurutnya, bekerja dan meraih kesuksesan merupakan hal yang baik, namun harus tetap diimbangi dengan perhatian terhadap kondisi fisik, mental, dan keharmonisan keluarga.
Selain itu, Wiracita menilai penggunaan media sosial juga memerlukan pengendalian diri. Ia mengingatkan agar masyarakat tidak mudah membandingkan kehidupannya dengan orang lain atau mengikuti tren secara berlebihan tanpa mempertimbangkan kemampuan dan kondisi diri sendiri, karena hal tersebut dapat memicu tekanan psikologis serta mengurangi rasa syukur.
Lebih lanjut, ia mengajak umat Hindu untuk mengamalkan ajaran Tri Kaya Parisudha, yaitu menyucikan pikiran (manacika), perkataan (wacika), dan perbuatan (kayika). Menurutnya, membiasakan berpikir positif, bertutur kata santun, dan berperilaku baik merupakan langkah sederhana yang dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari untuk menjaga keharmonisan dengan sesama.
Wiracita menambahkan, kemampuan menjaga batas juga tercermin melalui sikap menghormati orang lain, mematuhi norma dan etika, menggunakan waktu secara bijaksana, serta tidak berlebihan dalam menikmati hiburan maupun menggunakan media digital hingga melalaikan kewajiban.
Ia berharap penerapan nilai-nilai Atma Jnana dan Sima Bandha dapat terus ditumbuhkan dalam kehidupan bermasyarakat. Menurutnya, dengan mengenali diri dan memahami batas, umat Hindu akan mampu menghadapi tantangan modernisasi tanpa kehilangan jati diri, tetap hidup harmonis, serta senantiasa berjalan di jalan dharma.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....