Ikbal Ismail Tekankan Integritas dan Disiplin Jajaran Kemenhaj Sulsel usai Raker
- 09 Jul 2026 13:40 WIB
- Makassar
RRI.CO.ID, Makassar - Kepala Kantor Wilayah Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) Sulawesi Selatan, H. Ikbal Ismail, menekankan pentingnya menjaga integritas, meningkatkan kedisiplinan, serta memperkuat pelayanan yang humanis kepada seluruh jajaran Kanwil Kemenhaj Sulsel. Penegasan itu disampaikan saat memimpin rapat evaluasi pasca musim haji sekaligus menyampaikan hasil Rapat Kerja Nasional (Rakernas) Evaluasi Penyelenggaraan Ibadah Haji dan kegiatan retret yang berlangsung di Jakarta pada 3–7 Juli 2026.
Pertemuan yang digelar di Aula Asrama Haji Sudiang Makassar tersebut diikuti para pejabat dan pegawai Kanwil Kemenhaj Sulsel sebagai langkah awal mempersiapkan penyelenggaraan ibadah haji dan umrah tahun 2027. Ikbal mengatakan, pesan utama pimpinan Kementerian Haji dan Umrah dalam Rakernas adalah pentingnya menjaga integritas seluruh aparatur. Hadir dalam kesempatan itu, Kabag Tata Usaha H Muflihuddin Syam, Kabid Bina dan Pengendalian Haji dan Umrah Kanwil, H. Asa Afif, Plt Kepala Bidang Layanan dan Pengembangan Ekosistem Ekonomi (PEE), H. Slamat Mustafa, para ketua tim, ASN, PPPK, dan outsourcing.
Menurutnya, penyelenggaraan haji dan umrah selama ini telah berjalan baik, namun tetap membutuhkan peningkatan di berbagai aspek agar pelayanan kepada masyarakat semakin profesional. "Integritas harus terus dijaga. Dalam penyelenggaraan haji dan umrah terdapat banyak pihak yang berkepentingan, sehingga seluruh pegawai harus tetap bekerja sesuai aturan dan tidak terpengaruh oleh kepentingan tertentu," tegas Ikbal, Rabu, 8 Juli 2026.
Selain integritas, ia juga meminta seluruh pegawai meningkatkan kualitas pelayanan yang humanis. "sikap ramah, sopan santun, serta penggunaan bahasa yang baik kepada masyarakat, termasuk kepada Kelompok Bimbingan Ibadah Haji dan Umrah (KBIHU), Penyelenggara Perjalanan Ibadah Umrah (PPIU), maupun Penyelenggara Ibadah Haji Khusus (PIHK), harus menjadi perhatian utama, "tambahnya. Ikbal juga menyoroti masih perlunya peningkatan kedisiplinan pegawai, baik dalam hal kehadiran maupun kepatuhan menggunakan pakaian dinas sesuai ketentuan. Ia meminta seluruh jajaran mematuhi surat edaran yang telah diterbitkan dan segera menyesuaikan apabila masih terdapat hal-hal yang belum dilaksanakan.
Dalam rapat tersebut, Ikbal mengingatkan setiap bidang agar memastikan seluruh program dan anggaran dapat dilaksanakan secara optimal. Ia menargetkan seluruh anggaran yang dikelola dapat terserap sesuai jadwal, dengan batas penyelesaian hingga 14 Desember 2026. Sementara itu, penyusunan anggaran tahun 2027 diminta menyesuaikan kebutuhan dan evaluasi pelaksanaan anggaran tahun 2026 agar program dapat dijalankan sejak awal tahun. Ia menegaskan bahwa persiapan penyelenggaraan ibadah haji tahun berikutnya harus segera dimulai setelah Rakernas selesai.
Menurutnya, setiap bagian harus menyusun langkah kerja yang jelas sehingga seluruh tahapan dapat berjalan tepat waktu. Terkait perizinan KBIHU, PPIU, dan PIHK, Ikbal menjelaskan bahwa kebijakan moratorium masih berlaku. Ia menyampaikan bahwa Direktorat Jenderal terkait dijadwalkan menggelar pertemuan dengan KBIHU dan PPIU pada Jumat ini untuk membahas berbagai perkembangan kebijakan.
Menutup arahannya, Ikbal meminta seluruh kepala bagian, maupun kabid membagi tugas personel secara proporsional sehingga setiap pegawai dapat menunjukkan kinerja terbaiknya. Ia berharap semangat evaluasi pasca musim haji menjadi momentum memperkuat integritas, disiplin, dan profesionalisme dalam memberikan pelayanan kepada jemaah haji dan umrah.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....