Geopark Maros-Pangkep Perkuat Edukasi, Sambut Asesor UNESCO

  • 06 Jul 2026 19:35 WIB
  •  Makassar

RRI.CO.ID, Makassar - Menjelang kedatangan tim asesor UNESCO Global Geopark, Badan Pengelola Geopark Maros-Pangkep terus memperkuat sosialisasi dan edukasi kepada masyarakat di berbagai wilayah. Langkah ini menjadi bagian dari persiapan menghadapi proses revalidasi sekaligus memastikan nilai-nilai geopark dipahami dan diterapkan secara berkelanjutan oleh seluruh pemangku kepentingan.

General Manager Geopark Maros-Pangkep, Irfan Dedi Bachri, mengatakan kegiatan sosialisasi tidak hanya dilakukan menjelang proses revalidasi. Menurutnya, edukasi kepada masyarakat telah menjadi program rutin yang terus dijalankan sebagai bagian dari pengelolaan kawasan berbasis konservasi, pendidikan, dan pemberdayaan ekonomi.

"Sosialisasi ini tidak berhenti. Setelah revalidasi pun kegiatan tersebut tetap berjalan melalui berbagai program Geopark Maros-Pangkep. Bentuknya tidak selalu berupa sosialisasi umum, tetapi diwujudkan dalam berbagai aktivitas yang langsung melibatkan masyarakat," ujar Irfan Dedi Bachri, Senin 6 Juli 2026.

Ia menjelaskan, pengelola telah melaksanakan beragam program yang menyasar berbagai kelompok masyarakat. Kegiatan tersebut meliputi edukasi lingkungan bersama Youth Forum Geopark, kolaborasi dengan sekolah-sekolah di kawasan pesisir dan kepulauan, hingga pelibatan masyarakat dalam berbagai program konservasi dan pembangunan berkelanjutan.

Menurut Irfan, pendekatan tersebut dipilih agar masyarakat tidak hanya memahami konsep Geopark Maros-Pangkep, tetapi juga merasakan manfaat nyata dari keberadaan kawasan geopark. "Kami ingin masyarakat menjadi bagian dari proses pelestarian kawasan, bukan hanya sebagai penerima informasi, tetapi juga sebagai pelaku utama dalam menjaga warisan geologi, budaya, dan hayati," katanya.

Selain menyasar masyarakat umum, sosialisasi juga diperluas kepada kalangan akademisi, pemerintah daerah, komunitas, dan berbagai mitra strategis. Kolaborasi lintas sektor tersebut dinilai penting untuk memperkuat tata kelola Geopark Maros-Pangkep sekaligus memastikan seluruh pihak memiliki pemahaman yang sama terhadap tujuan pengembangan kawasan.

Irfan menambahkan, berbagai program yang dijalankan merupakan bukti komitmen pengelola dalam membangun kesadaran kolektif mengenai pentingnya pelestarian kawasan geopark. "Program-program ini menjadi bagian dari upaya kami membangun budaya konservasi yang berkelanjutan sehingga manfaat geopark dapat dirasakan oleh generasi sekarang maupun yang akan datang," ungkapnya.

Ia optimistis upaya edukasi dan kolaborasi yang terus diperkuat akan menjadi modal penting dalam menghadapi proses revalidasi UNESCO Global Geopark. "Kami berharap seluruh masyarakat tetap menjaga semangat kebersamaan dan terus mendukung Geopark Maros-Pangkep, sehingga status UNESCO Global Geopark dapat dipertahankan dan memberikan dampak positif bagi pembangunan daerah serta kesejahteraan masyarakat," tutup Irfan Dedi Bachri.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....