Harapan Baru Warga Luwu, Proyek Jalan Rp239 Miliar Resmi Dimulai

  • 06 Jul 2026 08:49 WIB
  •  Makassar

RRI.CO.ID, Makassar - Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan resmi memulai pembangunan Paket 6 Multiyears Project (MYP) Infrastruktur Jalan yang dipusatkan di ruas Bua–Rantepao, Desa Tiromanda, Kabupaten Luwu, Sabtu 4 Juli 2026. Proyek dengan nilai Rp239 miliar tersebut diharapkan menjadi pengungkit konektivitas antarwilayah sekaligus mempercepat pertumbuhan ekonomi di sejumlah daerah di Sulawesi Selatan.

Prosesi groundbreaking dipimpin langsung Gubernur Sulawesi Selatan Andi Sudirman Sulaiman bersama Wakil Gubernur Fatmawati Rusdi. Kegiatan itu turut dihadiri Bupati Luwu Patahuddin, Wali Kota Palopo Naili Trisal, anggota DPRD Sulsel, serta tokoh masyarakat yang memberikan dukungan terhadap pembangunan infrastruktur tersebut.

Andi Sudirman menjelaskan, proyek senilai Rp239 miliar itu merupakan bagian dari Paket 6 MYP Regional Luwu yang mencakup penanganan 20 ruas jalan di sembilan daerah. Wilayah yang menjadi sasaran meliputi Kabupaten Luwu, Toraja Utara, Tana Toraja, Pinrang, Jeneponto, Bantaeng, Maros, Kota Palopo, hingga Kota Makassar.

“Bismillah, kami memulai pembangunan Paket 6 Multiyears Project Infrastruktur Jalan. Groundbreaking ini kami pusatkan di ruas Bua-Rantepao sebagai salah satu ruas strategis di wilayah Luwu dan sekitarnya,” ujar Andi Sudirman dalam keterangannya.

Menurutnya, ruas Bua–Rantepao menjadi salah satu prioritas karena selama bertahun-tahun mengalami kerusakan dan membutuhkan penanganan secara menyeluruh. Ia menegaskan pembangunan dilakukan secara bertahap menyesuaikan kemampuan keuangan daerah, namun pemerintah tetap berkomitmen menyelesaikan proyek tersebut dengan kualitas yang baik.

Gubernur Sulsel menilai keberadaan jalan yang lebih representatif akan memberikan dampak besar terhadap aktivitas masyarakat. “Jalan ini merupakan akses strategis menuju Bandara Bua sehingga akan semakin memudahkan mobilitas masyarakat maupun distribusi barang dan jasa. Kami berharap infrastruktur yang lebih baik dapat mendorong pertumbuhan ekonomi daerah,” katanya.

Lebih lanjut, Andi Sudirman menyebut pembangunan dengan anggaran Rp239 miliar itu tidak hanya berorientasi pada peningkatan kualitas jalan, tetapi juga menjadi investasi jangka panjang bagi kawasan Regional Luwu. “Kami ingin menghadirkan akses yang semakin baik di kawasan strategis ini agar mampu mendukung aktivitas masyarakat sekaligus membuka peluang ekonomi baru,” jelasnya.

Ia mengajak seluruh masyarakat untuk ikut mendukung pelaksanaan pembangunan hingga selesai serta memahami potensi gangguan lalu lintas selama proses pekerjaan berlangsung. “Mohon dukungan masyarakat agar pembangunan ini berjalan lancar. Mohon maaf atas ketidaknyamanan selama proses pekerjaan dan terima kasih atas kerja sama seluruh warga. Insya Allah manfaatnya nanti akan dirasakan bersama untuk mendukung mobilitas dan aktivitas sehari-hari,” tutup Andi Sudirman.

google-preference
Kata Kunci / Tags

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....