Unhas Pastikan Penetapan UKT Sesuai Kondisi Ekonomi Mahasiswa

  • 06 Jul 2026 08:24 WIB
  •  Makassar

RRI.CO.ID, Makassar – Universitas Hasanuddin (Unhas) menegaskan proses penetapan UKT atau Uang Kuliah Tunggal bagi mahasiswa baru dilakukan secara objektif dengan mempertimbangkan kemampuan ekonomi masing-masing keluarga. Kebijakan tersebut diterapkan untuk memastikan besaran biaya pendidikan yang dibebankan kepada mahasiswa sesuai dengan kondisi ekonomi yang sebenarnya.

Penetapan UKT dilakukan melalui proses verifikasi terhadap berbagai dokumen yang disampaikan oleh orang tua atau wali calon mahasiswa. Dokumen tersebut menjadi dasar bagi pihak kampus untuk menilai kemampuan ekonomi keluarga sehingga penetapan kelompok UKT dapat dilakukan secara proporsional dan berkeadilan.

Kepala Humas Universitas Hasanuddin, Ishaq Rahman, menjelaskan bahwa setiap tahapan penetapan UKT mengedepankan prinsip transparansi dan objektivitas. "Penetapan UKT dilakukan berdasarkan data dan dokumen yang disampaikan oleh calon mahasiswa sehingga keputusan yang diambil benar-benar mempertimbangkan kondisi ekonomi masing-masing keluarga," ujarnya, dikutip dari pernyataan resmi, Senin, 6 Juli 2026.

Selain mengedepankan asas keadilan, Unhas juga memberikan ruang bagi mahasiswa yang merasa besaran UKT yang diterima belum mencerminkan kondisi ekonomi keluarganya. Kampus membuka mekanisme pengajuan banding sebagai bentuk komitmen untuk memberikan kesempatan memperoleh penyesuaian biaya kuliah apabila terdapat data yang perlu ditinjau kembali.

Ishaq Rahman mengatakan mekanisme banding merupakan bagian dari upaya kampus menghadirkan sistem yang lebih akuntabel dan berpihak pada mahasiswa. "Mahasiswa yang merasa penetapan UKT belum sesuai dapat mengajukan banding dengan melampirkan dokumen pendukung agar dilakukan verifikasi ulang oleh tim yang berwenang," jelasnya.

Menurutnya, seluruh permohonan banding akan diproses melalui tahapan evaluasi berdasarkan kelengkapan dokumen dan kondisi ekonomi terbaru yang disampaikan mahasiswa. Proses tersebut diharapkan mampu menghasilkan keputusan yang lebih tepat sekaligus memberikan rasa keadilan bagi seluruh calon mahasiswa baru.

Melalui mekanisme tersebut, Unhas ingin memastikan akses terhadap pendidikan tinggi tetap terbuka bagi semua kalangan tanpa mengabaikan kemampuan ekonomi keluarga. "Kami berharap proses banding dapat memberikan kepastian bagi mahasiswa sekaligus memastikan biaya kuliah yang ditetapkan benar-benar sesuai dengan kondisi ekonomi masing-masing," kata Ishaq Rahman.

Universitas Hasanuddin menegaskan akan terus melakukan penyempurnaan dalam sistem penetapan UKT agar semakin transparan, objektif, dan akuntabel. Langkah ini diharapkan mampu menjaga kepercayaan masyarakat sekaligus memastikan setiap mahasiswa memperoleh kesempatan menempuh pendidikan tinggi dengan beban biaya yang proporsional sesuai kemampuan keluarganya.

google-preference
Kata Kunci / Tags

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....