Toko Kelontong Perlu Berbenah Hadapi Gempuran Ritel Modern

  • 30 Jun 2026 17:01 WIB
  •  Makassar

RRI.CO.ID, Makassar - Ekspansi ritel modern seperti minimarket dan supermarket dinilai memberikan dampak besar terhadap keberlangsungan toko kelontong tradisional. Hal tersebut disampaikan Guru Besar bidang ekonomi Unhas Prof. Muhammad Asdar, dalam wawancara bersama RRI Selasa, 30 Juni 2026

Menurutnya, kehadiran jaringan ritel modern kerap menyebabkan toko-toko kelontong di sekitarnya kehilangan pelanggan hingga akhirnya tutup usaha. "Faktanya, ketika Alfamart atau Indomaret buka, banyak toko kelontong di sekitar yang mati. Hal ini karena mereka memiliki pengelolaan yang lebih profesional, pelayanan yang baik, serta jaringan distribusi yang kuat," ujarnya.

Ia menjelaskan, toko kelontong menghadapi tantangan karena umumnya menjual kebutuhan pokok dengan margin keuntungan yang relatif kecil. Di sisi lain, ritel modern mampu menawarkan pelayanan yang lebih baik, ketersediaan barang yang lengkap, serta lokasi yang semakin dekat dengan masyarakat.

Menurut Prof. Asdar, dalam jangka panjang toko kelontong harus mampu menyesuaikan diri agar tetap bertahan di tengah persaingan. Upaya tersebut dapat dilakukan dengan meningkatkan kualitas pelayanan, memperbaiki pengelolaan usaha, serta memperbesar volume penjualan. "Namanya bisnis, masyarakat akan memilih tempat yang nyaman, harga yang bersaing, dan barang yang tersedia lebih lengkap," katanya.

Meski demikian, ia menilai toko kelontong masih memiliki peluang bertahan, terutama di kawasan permukiman yang belum dijangkau ritel modern. Faktor kedekatan lokasi juga menjadi pertimbangan utama masyarakat dalam berbelanja kebutuhan sehari-hari. "Kalau toko kelontong lebih dekat dengan rumah dan kebutuhan tersedia di sana, tentu masyarakat akan memilih berbelanja di situ. Jarak sangat menentukan," jelasnya.

Terkait peran pemerintah, Prof. Asdar mendorong adanya kebijakan yang lebih selektif dalam pemberian izin pendirian ritel modern. Menurutnya, pemerintah perlu menjaga keseimbangan antara pertumbuhan investasi dan keberlangsungan pelaku usaha kecil.

"Pemerintah harus selektif memberikan izin. Jangan semuanya diberi izin tanpa mempertimbangkan dampaknya. Tugas pemerintah adalah menjaga keseimbangan agar seluruh pelaku ekonomi dapat hidup dan berkembang bersama," tutupnya.

google-preference
Kata Kunci / Tags

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....