Begini Mengatasi Kecemasan Anak di Hari Pertama Sekolah

  • 13 Jul 2026 12:02 WIB
  •  Makassar

RRI.CO.ID, Makassar – Hari pertama sekolah, terutama bagi anak PAUD, TK, dan kelas 1 SD, kerap diwarnai dengan drama emosional berupa kecemasan. Dosen Fakultas Psikologi UNM, Novita Maulidya Jalal dalam Program Pengarusutamaan Gender pada Senin 13 Juli 2026 menjelaskan bahwa kekhawatiran tersebut adalah hal yang wajar karena anak di usia tersebut masih sangat bergantung pada orang tua.

“Dalam ilmu psikologi, segala hal yang baru tentunya akan menimbulkan konsekuensi, baik positif atau negatif. Biasanya yang sering terjadi itu yang perlu kita antisipasi adalah kecemasan atau kekhawatiran anak, karena mereka belum tahu tantangan apa yang mereka akan hadapi di tempat yang baru dan siapa orang yang akan dipercayai dimintai tolong,” jelas Novi – sapaan akrabnya.

Novi menyebut, kecemasan ini muncul karena anak merasa kehilangan sosok yang mereka percayai untuk meminta tolong saat kesulitan. Jika tidak ditangani dengan tepat, kecemasan tersebut dapat berdampak pada aspek kognitif, seperti sulitnya anak berkonsentrasi saat belajar di kelas.

Untuk meminimalisir hal tersebut, orang tua disarankan untuk membangun komunikasi yang efektif dan memberikan persiapan fisik yang matang. Hal-hal sederhana seperti mengatur jam tidur dan memastikan sarapan anak menjadi faktor penting yang sering terabaikan namun berpengaruh besar pada emosi anak.

“Informasi yang terbuka dari orang tua ke guru dan komunikasi yang efektif, itu juga bisa meringankan kecemasan anak-anak. Akhirnya anak-anak ada yang memahami dia selain orang tuanya, dan itu bisa membantu proses adaptasi anak. Jadi kecemasan itu wajar, tapi gimana orang dewasa di sekitarnya yang mempersiapkan dengan matang,” jelas Novi.

Selain fisik, pengenalan lingkungan sekolah secara langsung juga sangat membantu anak merasa lebih percaya diri. Orang tua dapat mengajak anak berkeliling sekolah sehari sebelumnya untuk mengenali guru, sekuriti, serta fasilitas sekolah seperti toilet dan kantin.

Novita juga mengingatkan pentingnya menanamkan persepsi positif mengenai sekolah kepada anak. Orang tua sebaiknya menghindari ancaman atau menakut-nakuti anak dengan guru, agar anak memiliki keinginan kuat untuk bersekolah dengan perasaan senang.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....