Wali Kota Makassar Dorong Gerakan Donor Darah Berbasis RT/RW Mulai Juli 2026
- 21 Jun 2026 16:17 WIB
- Makassar
RRI.CO.ID, Makassar - Pemerintah Kota Makassar berencana memperkuat gerakan donor darah dengan melibatkan seluruh ketua RT dan RW di Kota Makassar. Program ini diharapkan mampu membantu memenuhi kebutuhan stok darah secara berkelanjutan melalui pelaksanaan donor darah rutin yang dijadwalkan setiap minggu di tingkat lingkungan.
Wali Kota Makassar,Munafri Arifuddin menyebutkan potensi donor darah di Kota Makassar sangat besar. Dengan jumlah sekitar 6.000 RT yang tersebar di berbagai wilayah, kebutuhan kantong darah diyakini dapat dipenuhi apabila pelaksanaannya dilakukan secara terorganisir dan berkelanjutan. Menurutnya, jika setiap bulan satu orang dari setiap RT dapat mendonorkan darahnya, maka akan terkumpul sekitar 6.000 kantong darah.
“Di Makassar ada 6 ribu RT. Setiap bulan saja satu orang diambil, bisa dapat 6 ribu kantong darah. Tinggal diatur jadwalnya karena sudah ada alat, ada SDM, apalagi yang kurang. Ketua RT dan RW ini bisa diberdayakan, tinggal kita atur jadwalnya,” ujar Munafri, Sabtu, 20 Juni 2026.
Ia menegaskan Pemerintah Kota Makassar siap mendukung penuh setiap program kemanusiaan yang memberikan manfaat langsung kepada masyarakat. Menurutnya, keterlibatan sekitar 900 ketua RW dan 6.000 ketua RT menjadi kekuatan besar untuk membangun kesadaran masyarakat dalam mendonorkan darah secara rutin.
Selain meningkatkan jumlah pendonor, wali kota juga menekankan pentingnya pelayanan yang baik kepada masyarakat yang bersedia mendonorkan darahnya. Ia mengingatkan agar para pendonor mendapatkan pelayanan yang ramah dan nyaman sebagai bentuk penghargaan atas kepedulian mereka terhadap sesama.
“Jangan sampai orang donor darah dimarahi atau dimaki-maki. Mereka harus diservis baik-baik. Yang donor darah itu luar biasa, yang menerima donor darah juga luar biasa. Dengan donor darah ada nyawa yang kita tolong,” kata Appi sapaan akrabnya.
Sebagai langkah awal, Pemkot Makassar akan menguji pelaksanaan program donor darah bergilir di tingkat RT dan RW mulai Juli mendatang. Setiap minggu akan ditentukan wilayah yang menjadi lokasi kegiatan donor darah, sementara kebutuhan jumlah kantong darah akan dikoordinasikan bersama Palang Merah Indonesia (PMI).
Untuk mendukung pelaksanaan program tersebut, pemerintah juga berencana memanfaatkan aplikasi Lontara Plus sebagai sarana penjadwalan kegiatan donor darah di lingkungan RT dan RW. Melalui sistem digital ini, masyarakat diharapkan lebih mudah memperoleh informasi terkait jadwal dan lokasi donor darah.
Wali Kota Makassar menegaskan kegiatan donor darah tidak boleh berhenti pada seremoni semata. Ia meminta seluruh jajaran pemerintah, mulai dari kepala dinas hingga camat, aktif melakukan sosialisasi kepada masyarakat mengenai pentingnya donor darah.
Selain itu, aktivitas Palang Merah Remaja (PMR) di sekolah dan kampus juga diharapkan kembali diaktifkan sebagai bagian dari upaya membangun budaya kemanusiaan sejak dini. Program donor darah bergilir tersebut ditargetkan mulai berjalan setiap pekan sepanjang Juli dengan melibatkan seluruh elemen masyarakat.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....