Ngopi Bareng Warga, Pangdam Bahas Demo BBM dan Banjir Sulsel
- 16 Jun 2026 10:39 WIB
- Makassar
RRI.CO.ID, Makassar – Di sela - sela kesibukan menjalankan tugasnya, Pangdam XIV/Hasanuddin Mayjen TNI Bangun Nawoko menggelar dialog santai dengan warga di Warung Kopi Ko Heng, Jalan Gunung Latimojong, Kota Makassar. Senin 15 Juni 2026. Dialog tersebut dalam suasana Ngipi Bareng dengan warga, Pangdam didampingi Dandim 1408/Makassar Kolonel Kav Ino Dwi Setyo Darmawan menyikasi situasi
Dalam dialog Pangdam dengan warga, juga hadir beberapa jurnalis media sebagai ajang sebagai ajang silaturrahmi Pangdam dengan masyarakat. Di tengah situasi perekonomian yang belum stabil dan isu unjuk rasa menolak kenaikan harga BBM beberapa hari terakhir. Salah satu bahan perbincangan Pangdam dan warga, adakah dukungan terhadap pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) lokal yang dapat menggerakkan perekonomian masyarakat.
"Berbagai isu strategis yang berkembang di Sulawesi Selatan diantaranya terkait aksi ujuk rasa yang akhir-akhir ini terjadi," ujar Mayjen TNI Bangun Nawoko.
Lulusan Akmil 1992 ini menyatakan kesiapan jajarannya untuk bersinergi jika kepolisian meminta bantuan pengamanan dan pengawalan aksi unjuk rasa, khususnya di wilayah Provinsi Sulsel dan Sultra. " Jika Skalasi demontrasi meningkat kami siap menurunkan personil memback up kepolisian jika, khususnya di Wilayah Provinsi Sulawesi Selatan dan Sulawesi Tenggara juka ada permintaan perbatuan dari Polri,"Tambahnya.
Demontrasi menolak kenaikan harga BBM lanjut Pangdam diharapkan begi kelompok yang melakukan aksi unjuk rasa agar tetap ketertiban umum tidak melakukan tindakan yang anarkis yang dapat mengganggu keamanan.
Selain itu, Pangdam Mayjen TNI Bangun Nawoko juga menyikapi situasi alam, seperti banjir, tanah longsor yang kerap melanda di beberapa wilayah utara Sukaesih Sektas, termasuk Kabupaten Luwu Utara akibat jebolnya tanggul Sungai Rongkong beberapa waktu lalu. Mencana alam tersebut selalu menghantui warga ketika terjadi cuaca ekstrem dan tingginya curah hujan di wilayah tersebut.
Mayjen TNI Bangun Nawoko juga mengungkapkan bahwa Kodam XIV/Hasanuddin bersama Pemprov Sulawesi Selatan telah mengambil langkah konkret untuk membantu mengatasi permasalahan banjir. “Kita sudah menandatangani Perjanjian Kerja Sama (PKS) dengan Gubernur Sulawesi Selatan, "Jadi Kita akan membangun tanggul sepanjang 200 meter,” ungkapnya.
Pangdam menambahkan bahwa pihaknya akan terus melakukan peninjauan dan mempelajari kondisi di lapangan guna memastikan langkah-langkah yang diambil benar-benar efektif dan tepat sasaran dalam mengurangi risiko bencana banjir serta melindungi masyarakat.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....