Komunitas XRI Makassar Hadirkan Airport Custom Show di Bandara Sultan Hasanuddin

  • 13 Jun 2026 14:39 WIB
  •  Makassar

RRI.CO.ID, Maros - Deretan motor kustom dengan berbagai konsep modifikasi menyita perhatian para penumpang di area check-in terminal keberangkatan Bandara Internasional Sultan Hasanuddin. Melalui gelaran Airport Custom Show yang berkolaborasi dengan Komunitas XRI Makassar pada 10-13 Juni 2026, bandara terbesar di Indonesia Timur itu menegaskan perannya yang kian berkembang, tidak lagi sekadar sebagai simpul transportasi udara, melainkan juga sebagai ruang kolaborasi yang menghubungkan komunitas, pelaku usaha, pemerintah, media, dan akademisi dalam mendorong tumbuhnya ekonomi kreatif di Sulawesi Selatan.

Penyelenggaraan pameran motor tersebut menjadi salah satu implementasi pendekatan pentahelix yang terus dikembangkan Bandara Internasional Sultan Hasanuddin. Konsep ini menempatkan bandara sebagai ruang bersama yang mampu mempertemukan berbagai elemen masyarakat untuk menciptakan nilai tambah dan memperkuat potensi daerah.

General Manager Bandara Internasional Sultan Hasanuddin, Ruly Artha, mengatakan transformasi fungsi bandara menjadi ruang kolaborasi merupakan bagian dari upaya menghadirkan pengalaman baru bagi pengguna jasa sekaligus membuka peluang bagi komunitas lokal untuk menampilkan karya dan inovasinya kepada masyarakat luas.

“Bandara tidak hanya berfungsi sebagai tempat transportasi udara, tetapi juga sebagai ruang kolaborasi yang mempertemukan berbagai elemen, mulai dari komunitas, pelaku usaha, pemerintah, media, hingga akademisi. Melalui kegiatan seperti ini, kami ingin mendorong terwujudnya ekosistem pentahelix yang saling mendukung dalam pengembangan potensi daerah Sulawesi Selatan,” ujarnya, Jumat, 12 Juni 2026.

Baginya, kehadiran komunitas dalam aktivitas bandara merupakan bentuk penguatan ekosistem yang tidak hanya berdampak pada sektor penerbangan, tetapi juga memberi ruang bagi tumbuhnya industri kreatif dan lahirnya berbagai inovasi berbasis masyarakat. Kolaborasi tersebut mendapat apresiasi dari Komunitas XRI Makassar. Perwakilan komunitas, Rudi, menilai dukungan Bandara Sultan Hasanuddin telah membuka peluang bagi komunitas otomotif untuk menunjukkan bahwa hobi dan kreativitas dapat berkembang menjadi kegiatan yang produktif dan bernilai positif.

“Kegiatan ini tidak hanya menjadi wadah menyalurkan kreativitas, tetapi juga menunjukkan bahwa komunitas otomotif dapat berkontribusi positif bagi masyarakat. Semoga sinergi antara bandara dan komunitas dapat terus terjalin dan menjadi inspirasi bagi generasi muda untuk berkegiatan secara positif,” ungkapnya.

Tak hanya menjadi ruang pamer bagi para pegiat otomotif, Airport Custom Show juga menghadirkan pengalaman berbeda bagi para pengguna jasa bandara. Sejumlah penumpang mengaku antusias dengan suasana yang lebih hidup dan tidak biasa saat menunggu jadwal penerbangan.

Fenomena ini menunjukkan bahwa bandara modern tidak lagi dipandang semata sebagai tempat keberangkatan dan kedatangan, melainkan dapat berkembang menjadi etalase budaya, kreativitas, dan aktivitas komunitas yang mencerminkan identitas daerah.

Melalui kolaborasi berkelanjutan dengan berbagai elemen masyarakat, Bandara Internasional Sultan Hasanuddin berupaya memperkuat posisinya sebagai gerbang utama Indonesia Timur yang tidak hanya melayani mobilitas, tetapi juga menjadi katalisator pertumbuhan ekonomi kreatif dan pengembangan potensi lokal di Sulawesi Selatan.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....