Kapolsek Manggala Bersama MAKI Sulsel Nyatakan Perang Melawan Narkoba
- 10 Jun 2026 21:09 WIB
- Makassar
RRI.CO.ID, Makassar - Upaya pencegahan dan penyalahgunaan serta pemberantasan Peredaran gelap narkotika (P4GN) terus diperkuat di Kecamatan Manggala. Penguatan P4GN tersebut melalui kolaborasi antar Pemerintah Kecamatan Manggala, Masyarakat Anti Narkotika Indonesia (MAKI) Sulawesi Selatan, aparat keamanan, serta elemen masyarakat, sosialisasi P4GN di Aula Kantor Kecamatan Manggala, Rabu, 10 Juni 2026.
Sosialisasi P4GN tersebut dihadiri unsur Tripika Kecamatan Manggala, RT/RW, tokoh agama, tokoh masyarakat, Forum Kemitraan Polisi dan Masyarakat (FKPM), serta perwakilan pemuda sebagai sasaran utama sosialisasi. Kapolsek Manggala, Kompol Semuel To’Longan, S.H.,MH.,M.SI mengapresiasi langkah MAKI Sulsel yang dinilai sangat membantu program pemerintah dalam memerangi peredaran narkoba di tengah masyarakat. Dikatakan saat ini para pelaku kejahatan narkotika terus mengubah pola dan strategi peredaran untuk menghindari pengawasan aparat.
Kegiatan sosialisasi lanjut Kompol Semuel To'Longan sangat membantu program pemerintah, khususnya dalam pemberantasan narkoba. Pelaku kejahatan selalu melihat situasi dan kondisi di lapangan. Transaksi narkoba tidak lagi dilakukan di tempat ramai, tetapi mencari lokasi yang sepi dan sulit terpantau.
“Terima kasih kepada warga Manggala dan teman-teman dari MAKI karena kegiatan sosialisasi seperti ini sangat membantu program pemerintah, khususnya dalam pemberantasan narkoba,"Ucap Kompol Semuel To'Longan.
Lebih lanjut Kapolsek menjelaskan, modus yang saat ini sering digunakan para pelaku peredaran gelap narkoba adalah komunikasi melalui telepon atau media digital, kemudian barang haram tersebut ditempatkan di lokasi tertentu yang telah disepakati antara penjual dan pembeli, atau yang dikenal dengan istilah “tempel” terjadi transaksi terputus.
Karena itu, kata dia, peran aktif masyarakat menjadi faktor penting dalam mempersempit ruang gerak para pelaku peredaran narkoba. “Kami selalu mengajak RT, RW, tokoh masyarakat, dan tokoh agama untuk membantu pengawasan di lingkungan masing-masing. Pemerintah daerah, Polri, dan TNI memiliki keterbatasan personel. Karena itu dukungan masyarakat sangat dibutuhkan,” jelasnya.
Kapolsek juga mengungkapkan bahwa sinergi antara warga, Babinsa, dan Bhabinkamtibmas terus diperkuat melalui kegiatan patroli lingkungan yang kerap berlangsung hingga dini hari. “Tujuannya untuk mempersempit pergerakan peredaran narkoba yang saat ini masih sering terjadi. Semakin banyak mata yang mengawasi lingkungan, maka semakin kecil peluang para pelaku menjalankan aksinya,” tambahnya.
Sementara itu, Pembina MAKI Sulsel, Yusri Malian, mengapresiasi atas antusiasme Pemerintah Kecamatan Manggala dalam mendukung pelaksanaan sosialisasi P4GN. Komitmen yang ditunjukkan jajaran kecamatan menjadi bukti keseriusan dalam mewujudkan wilayah yang bebas dari penyalahgunaan narkoba.
“Alhamdulillah, pemerintah Kecamatan Manggala sangat antusias. Bahkan Pak Camat memfasilitasi penuh kegiatan ini. Kami melihat ada harapan besar dari pemerintah dan masyarakat agar Kecamatan Manggala benar-benar bebas dari narkoba,” katanya.
Yusri menjelaskan, kegiatan di sosialisasi P4GN di Manggala merupakan kecamatan keempat yang dikunjungi MAKI Sulsel dalam rangkaian program sosialisasi P4GN di 15 kecamatan di Kota Makassar. “Program kami menyasar 15 kecamatan di Kota Makassar. Manggala menjadi kecamatan keempat yang melaksanakan sosialisasi ini,” ujarnya.
Yusri Malian menambahkan, sasaran utama program soksiasi P4GN adalah kalangan pemuda karena mereka merupakan kelompok yang rentan menjadi target penyalahgunaan narkotika. “Sosialisasi ini memang fokus kepada pemuda. Kami ingin memberikan pemahaman bagaimana menghindari narkoba karena penyalahgunaan narkotika dapat merusak masa depan generasi muda,” tegasnya.
Menurut Yusri, berdasarkan informasi yang diterima pihaknya, Kecamatan Manggala termasuk salah satu wilayah yang perlu mendapat perhatian serius terkait potensi peredaran narkoba sehingga diperlukan kolaborasi berkelanjutan antara pemerintah, aparat keamanan, dan masyarakat. Dalam Sosialisasi P4GN, diikuti peserta dari Ketua RT/RW, unsur pemuda, tokoh agama, serta FKPM Kecamatan Manggala. Melalui keterlibatan seluruh elemen masyarakat, diharapkan upaya pencegahan narkoba dapat berjalan lebih efektif dan menciptakan lingkungan yang aman, sehat, serta bebas dari penyalahgunaan narkotika.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....