Pemkot Makassar dan Jepang Matangkan Implementasi Smart JAMP untuk Atasi Banjir

  • 09 Jun 2026 22:21 WIB
  •  Makassar

RRI.CO.ID, Makassar – Pemerintah Kota Makassar terus memperkuat upaya penanganan banjir melalui kolaborasi internasional dengan Jepang. Setelah penandatanganan Letter of Intent (LoI) bersama Nihon Suido Consultants pada November 2025, Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, memimpin rapat pembahasan implementasi proyek Smart JAMP di Balai Kota Makassar, Selasa, 9 Juni 2026.

Pertemuan tersebut menjadi tahap awal pelaksanaan teknologi Smart JAMP, yakni sistem pemantauan banjir berbasis sensor yang mampu menyajikan informasi secara waktu nyata (real-time) untuk mendukung mitigasi dan penanganan banjir.

Senior Manager for Project Strategy Nihon Suido Consultants, TOBE Tatsuya, memaparkan rencana implementasi proyek yang akan diawali dengan demonstrasi skala kecil di sejumlah titik rawan banjir di Kota Makassar. “Proyek akan kita mulai dengan demonstrasi skala kecil di titik rawan banjir Kota Makassar,” ujarnya.

Menanggapi hal tersebut, Wali Kota Makassar Munafri Arifuddin menyampaikan apresiasi atas kolaborasi yang dibangun dan menegaskan kesiapan Pemerintah Kota Makassar untuk mendukung pelaksanaan program tersebut. “Terima kasih atas presentasinya. Kami dari Pemkot Makassar akan mempersiapkan bersama apa yang perlu dilakukan untuk menjalankan teknologi ini,” katanya.

Munafri juga meminta seluruh perangkat daerah terkait untuk mengawal proses implementasi proyek secara maksimal. Menurutnya, dukungan pendanaan dari Pemerintah Jepang harus dimanfaatkan secara optimal agar menghasilkan sistem pengendalian banjir yang efektif bagi masyarakat. “Pendanaannya datang dari kementerian di Jepang, jadi kalian benar-benar harus terus mengikuti prosesnya. Tolong dijalankan dengan benar,” tegasnya.

Ia menilai penerapan teknologi pemantauan berbasis data dan sistem peringatan dini sangat penting bagi Makassar yang setiap tahun masih menghadapi ancaman banjir di sejumlah wilayah. “Bagi kami Kota Makassar ini sangat penting, karena setiap tahun kami terdampak banjir di beberapa area tertentu dan kadang-kadang banjir parah. Sehingga itulah kenapa kita memerlukan langkah antisipasi ini,” ujarnya.

Munafri berharap kerja sama antara Pemerintah Kota Makassar dan Jepang dapat menghadirkan inovasi yang mampu menjadi solusi jangka panjang dalam penanganan banjir di Kota Makassar.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....