Kapolrestabes Makassar Ajak Pemuda Makmurkan Masjid Cegah Kriminalitas

  • 08 Jun 2026 18:35 WIB
  •  Makassar

RRI.CO.ID, Makassar - Kejahatan jalanan, geng motor dan begal yang masih masih terjadi di kota Makassar, membutuhkan penanganan yang melibatkan semua pihak. Kapolrestabes Makassar Kombes Pol Arya Perdana melakukan pendekatan keagamaan tindakan pencegahan tindak pidana.

Pendekatan keagamaan dilakukan Kapolrestabes Makassar dengan menggelar solat subuh berjamaah di Masjid Babussa’adah, Jalan Macan Nomor 45, Kelurahan Mamajang Dalam, Kecamatan Mamajang, Kota Makassar, Senin 8 Juni 2026. Kombes Pol Arya Perdana memberikan arahan mengajak seluruh jamah shalat subuh dan masyarakat untuk mendorong generasi muda memakmurkan masjid, rajin melaksanakan shalat subuh berjamaah sebagai salah satu upaya membangun karakter dan mencegah tindak kriminalitas.

“Jika di masjid-masjid yang ada di berbagai tempat kita ajak anak-anak muda untuk memakmurkan masjid dengan shalat subuh berjamaah, insya Allah hal tersebut sangat membantu mengurangi kriminalitas di kota kita,” ujarnya.

Lebih lanjut, Kombes apol Arya Perdana mengatakan Kepolisan Perlu Bersinergi dengan Masyarakat Karena Memiliki Keterbatasan personil. Keterbatasan jumlah personel Polrestabes Makassar menjadi alasan pentingnya sinergi antara kepolisian dan masyarakat dalam menjaga keamanan dan ketertiban.

“Jumlah personel Polrestabes Makassar hanya sekitar 1.700 orang. Dengan wilayah yang mencakup 12 kecamatan dan 155 kelurahan, tentu kami tidak mungkin bekerja sendiri mengatasi kriminalitas. Kami sangat membutuhkan dukungan dan kerja sama dari Bapak-Ibu sekalian untuk bersama-sama menjaga menjaga kamtibmas,” jelasnya.

Kapolrestabes Makassar juga menyampaikan pentingnya perhatian terhadap pembinaan anak-anak dan remaja. Menurutnya, sejumlah kasus kriminalitas yang berhasil diungkap menunjukkan keterlibatan kelompok usia muda, seperti pelaku tawuran, panah busur, hingga perkelahian antarkelompok.

“Perhatian kita terhadap kriminalitas tidak lepas dari perhatian kita kepada anak-anak. Dari beberapa kasus yang kami tangani, seperti tawuran, panah busur, dan perkelahian kelompok, ternyata masih banyak melibatkan anak-anak. Karena itu, pengawasan dan pembinaan dari keluarga serta lingkungan sangat diperlukan agar mereka tidak terjerumus ke dalam perbuatan yang melanggar hukum,” tegasnya.

Kombes Pol Arya Perdana mengatakan komunikasi antara kepolisian dan masyarakat dalam memperkuat sinergi menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat yang aman dan kondusif di Kota Makassar, adakah langkah yang efektif menciptakan keamanan.

google-preference
Kata Kunci / Tags

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....