Polres Bulukumba Selidiki Tewasnya Siswi di Objek Wisata Apparalang

  • 08 Jun 2026 12:36 WIB
  •  Makassar

RRI. CO. ID, Bulukumba - Polres Bulukumba memastikan akan melakukan penyelidikan menyeluruh terkait peristiwa tenggelamnya seorang siswi, Elmi Febrianti, di kawasan wisata Pantai Apparalang, Desa Ara, Kecamatan Bonto Bahari, Kabupaten Bulukumba. Korban diketahui tenggelam saat berlibur bersama keluarganya di objek wisata tersebut pada Minggu, 7 Juni 2026n sekitar pukul 14.30 WITA.

Kasat Reskrim Polres Bulukumba AKP Andi Imran Hamid mengatakan pihaknya tengah mengumpulkan keterangan dan bukti untuk mengungkap secara jelas penyebab terjadinya peristiwa tersebut. Berdasarkan hasil penyelidikan awal, korban bersama seorang saksi tiba di kawasan wisata Apparalang dan menuju area dermaga yang menjadi salah satu lokasi favorit pengunjung.

Saat itu, korban berjalan di atas papan kayu yang digunakan sebagai spot foto di tepi tebing, sementara saksi berada di atas untuk mengambil gambar sesuai permintaan korban. Diduga saat berada di ujung spot foto tersebut, korban terpeleset dan jatuh ke laut sebelum akhirnya terseret arus.

“Dari keterangan saksi, korban diduga terpeleset dan terjatuh ke laut saat berada di area spot foto yang berada di pinggir tebing kawasan wisata tersebut. Korban kemudian terseret arus dan dinyatakan hilang,” ujar AKP Andi Imran Hamid, Senin, 8 Juni 2026.

Menerima laporan kejadian, Tim SAR Gabungan yang terdiri dari Basarnas, BPBD, Polres Bulukumba, TNI, pemerintah setempat, dan relawan langsung melakukan pencarian di sekitar lokasi. Operasi pencarian dilakukan menggunakan perahu karet serta metode penyisiran di sepanjang perairan sekitar lokasi kejadian hingga malam hari.

Korban akhirnya ditemukan pada Senin (8/6/2026) sekitar pukul 00.10 WITA dalam kondisi meninggal dunia. Jenazah ditemukan sekitar 1,5 kilometer dari titik awal korban terjatuh. Setelah dievakuasi, jenazah korban diserahkan kepada pihak keluarga untuk dimakamkan.

AKP Andi Imran Hamid menegaskan bahwa pihaknya akan melakukan penyelidikan secara profesional guna memastikan ada atau tidaknya unsur kelalaian maupun unsur pidana dalam peristiwa tersebut. “Saat ini kami masih menunggu laporan resmi dari pihak keluarga korban. Setelah laporan diterima, kami akan melakukan serangkaian penyelidikan dengan memeriksa saksi-saksi, pihak pengelola objek wisata, serta mengumpulkan berbagai keterangan dan bukti yang diperlukan,” katanya.

Ia menambahkan, penyelidikan dilakukan untuk memperoleh gambaran utuh mengenai kronologi kejadian sehingga dapat diketahui penyebab pasti insiden tersebut. “Penyelidikan ini dilakukan untuk mengetahui apakah terdapat unsur pidana atau kelalaian dalam peristiwa tersebut. Kami akan bekerja secara profesional, transparan, dan berdasarkan fakta-fakta yang ditemukan di lapangan,” tegasnya.

Polres Bulukumba juga mengimbau masyarakat yang berkunjung ke lokasi wisata alam, khususnya kawasan pantai, tebing, dan spot foto berisiko tinggi, agar selalu mengutamakan keselamatan serta mematuhi aturan yang berlaku guna mencegah terulangnya kejadian serupa.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....