Tiga Siswa Madrasah Unjuk Prestasi Sebagai Paskibraka di HUT ke-81 RI
- 17 Agt 2026 19:18 WIB
- Makassar
RRI.CO.ID, Makassar - Tiga siswa madrasah di bawah naungan Kementerian Agama Sulawesi Selatan mendapat kepercayaan mengisi posisi strategis dalam Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) Sulsel pada upacara HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia di Rumah Jabatan Gubernur Sulsel, Senin 17 Agustus 2026. Ketiganya dipercaya menjalankan tugas penting dalam pengibaran dan penurunan bendera Merah Putih.
Siswa MAN 2 Kota Makassar, Ghaisan Putra Asrul, dipercaya sebagai pembentang bendera pada upacara pengibaran. Sementara Nindy, siswi MAN 1 Kota Parepare, mendapat amanah sebagai pembawa baki pada pengibaran bendera.
Adapun pada upacara penurunan bendera, tugas pembawa baki dipercayakan kepada Syahraini, siswi Madrasah Aliyah Putri DDI Mangkoso. Kepala Kanwil Kemenag Sulsel, H. Ali Yafid, mengaku bangga dan terharu melihat siswa madrasah dipercaya mengemban tugas penting dalam Paskibraka tingkat provinsi.
“Jujur, saya sangat terharu sekaligus bangga, menyaksikan anak-anak kami dari madrasah dipercayakan tugas yang sangat strategis dan penuh tantangan,” ujar Ali Yafid.
Ia bersyukur seluruh tugas yang diberikan kepada ketiga siswa tersebut dapat dilaksanakan dengan baik. “Alhamdulillah, tugas tersebut bisa dilaksanakan dan diselesaikan dengan sebaik-baiknya. Sungguh kebanggaan bagi madrasah kami di Kemenag,” katanya.
Pada 2026, sebanyak 92 siswa dari 22 Madrasah Aliyah Negeri (MAN) se-Sulsel berhasil lolos seleksi Paskibraka tingkat provinsi maupun kabupaten/kota. Enam di antaranya menembus Paskibraka tingkat Provinsi Sulsel, sedangkan 86 lainnya bertugas di tingkat kabupaten/kota.
Enam siswa tersebut berasal dari MAN 1 Soppeng, MAN Jeneponto, MAN Selayar, MAN 2 Bulukumba, MAN 1 Kota Parepare, dan MAN 2 Kota Makassar. Ali Yafid menilai capaian tersebut menjadi bukti bahwa siswa madrasah mampu bersaing dan berprestasi di berbagai bidang.
“Pencapaian ini juga membuktikan bahwa siswa-siswi madrasah ‘bisa tonji’, sekaligus menegaskan bahwa pola pendidikan dan pembinaan di madrasah itu paripurna,” pungkasnya.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....