Sekolah Rakyat Dinilai Jadi Solusi Nyata Menghapus Sekat Pendidikan
- 06 Jun 2026 12:18 WIB
- Makassar
RRI.CO.ID,Makassar – Keberadaan Sekolah Rakyat dinilai menjadi salah satu langkah strategis dalam memperluas akses pendidikan bagi masyarakat yang selama ini menghadapi berbagai keterbatasan. Hal tersebut disampaikan oleh Prof. Dr. Abdullah Sinring saat menjadi narasumber dalam program Makassar Menyapa Pagi PRO1 RRI Makassar edisi Jumat 5 Juni 2026 yang dipandu Arfan Yusri.
Dalam dialog tersebut, ia mengulas peran Sekolah Rakyat sebagai instrumen penting dalam mewujudkan pendidikan yang inklusif dan berkeadilan. Menurut Abdullah Sinring, pendidikan inklusif bukan hanya tentang memberikan kesempatan bersekolah kepada semua anak, tetapi juga memastikan bahwa setiap peserta didik memperoleh layanan pendidikan yang sesuai dengan kebutuhan dan kondisi mereka.
Ia menilai konsep yang diusung Sekolah Rakyat sejalan dengan prinsip pendidikan untuk semua atau education for all yang menjadi salah satu tujuan pembangunan pendidikan nasional. “Sekolah Rakyat hadir untuk menjawab persoalan ketimpangan akses pendidikan yang masih ditemukan di berbagai daerah. Kehadirannya menjadi bentuk nyata bahwa negara dan masyarakat memiliki komitmen untuk menjangkau kelompok yang selama ini rentan tertinggal dalam memperoleh layanan pendidikan,” ujar Abdullah Sinring.
Ia menjelaskan bahwa tantangan pendidikan saat ini tidak hanya berkaitan dengan ketersediaan sekolah, tetapi juga menyangkut faktor ekonomi keluarga, kondisi sosial, hingga lingkungan yang kurang mendukung proses belajar anak. “Sekolah Rakyat perlu didukung dengan sistem pembelajaran yang adaptif, tenaga pendidik yang kompeten, serta fasilitas yang mampu menunjang perkembangan peserta didik secara optimal,” harapnya.
Lebih lanjut, Abdullah Sinring menekankan bahwa pendidikan inklusif harus dipahami sebagai upaya membangun kesetaraan kesempatan. Setiap anak, tanpa memandang latar belakang ekonomi, kemampuan akademik, maupun kondisi sosialnya, memiliki hak yang sama untuk berkembang dan meraih masa depan yang lebih baik melalui pendidikan.
“Pendidikan yang inklusif bukan sekadar membuka pintu sekolah, tetapi memastikan setiap anak merasa diterima, dihargai, dan memperoleh kesempatan untuk berkembang sesuai potensi yang dimilikinya. Inilah esensi utama dari pendidikan yang berkeadilan,” jelasnya.
Di akhir perbincangan, Abdullah Sinring berharap program Sekolah Rakyat terus diperkuat melalui sinergi antara pemerintah, lembaga pendidikan, dunia usaha, dan masyarakat. “Keberhasilan program tersebut akan memberikan dampak besar dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia sekaligus mengurangi kesenjangan pendidikan di Indonesia. Pendidikan yang inklusif merupakan fondasi penting dalam menciptakan generasi yang unggul, berkarakter, dan mampu berkontribusi bagi pembangunan bangsa di masa depan,” pungkasnya.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....