Waspada Silent Call, Modus Baru Pencuri Identitas untuk Deepfake AI
- 03 Jun 2026 15:13 WIB
- Makassar
RRI.CO.ID, Makassar — Panggilan telepon tanpa suara ternyata bukan sekadar gangguan biasa, melainkan modus kejahatan siber yang disebut silent call. Pelaku memanfaatkannya untuk merekam sampel suara korban sebagai bahan pembuatan konten palsu berbasis kecerdasan buatan atau deepfake AI.
Sultan Rakib, Sekretaris Dinas Komunikasi Informatika Statistik dan Persandian (Diskominfo SP) Sulawesi Selatan, menegaskan bahwa deepfake AI mampu mensintesis tiga elemen identitas sekaligus. "Gambar, video, kemudian suara, tiga hal itu bisa di-generate oleh AI," ujarnya dalam dialog Literasi Digital RRI Pro 1 Makassar, Selasa, 2 Juni 2026.
Ia menjelaskan, begitu sampel suara korban berhasil direkam melalui silent call, data tersebut diolah hingga menghasilkan tiruan suara yang sangat meyakinkan. Tidak berhenti di situ, permintaan video call mendadak dari nomor asing juga berpotensi digunakan untuk mengambil sampel wajah korban secara diam-diam.
Kombinasi suara dan wajah tiruan ini kemudian digunakan untuk menghubungi keluarga korban dengan skenario darurat, seperti kecelakaan atau dirawat di rumah sakit, agar mau mentransfer uang dengan cepat tanpa berpikir panjang. Sultan menyebut keluarga yang penuh kasih sayang justru paling rentan terhadap modus ini karena bertindak atas dasar emosi, bukan logika.
Ada sejumlah tanda yang bisa dikenali dari video call berbasis deepfake AI. "Konteks antara bibir dengan ucapan itu agak aneh, pasti beda antara yang organik dengan yang tidak organik," jelasnya. Selain itu, suara latar yang tidak wajar, jeda bicara yang tidak lazim, serta gangguan kualitas audio menjadi penanda lain yang patut dicurigai.
Sultan menekankan dua prinsip utama menghadapi situasi ini, yakni verifikasi ganda dan tidak panik. Ketika menerima panggilan darurat yang mencurigakan, ia menyarankan untuk segera mematikan panggilan lalu menghubungi langsung nomor pribadi orang yang diklaim dalam skenario tersebut. "Tidak mungkin nomornya dia pakai, teleponlah nomornya atau paling tidak WhatsApp," katanya.
Ia juga mengingatkan agar masyarakat menolak atau mengabaikan panggilan masuk dari nomor tidak dikenal yang tidak mengeluarkan suara. Kepanikan, menurutnya, adalah pintu utama yang dimanfaatkan penipu. "Tenang, kasih jeda, jangan ikut hanyut secara emosional dengan kabar yang disampaikan penipu," tegasnya.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....