Kolaborasi Antar SKPD Jadi Kunci Penurunan Angka Stunting di Makassar
- 03 Jun 2026 15:13 WIB
- Makassar
RRI.CO.ID, Makassar - Pemerintah Kota Makassar terus memperkuat upaya penanganan stunting melalui kolaborasi lintas organisasi perangkat daerah (OPD). Program ini dikoordinasikan oleh Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) sebagai leading sector yang mengintegrasikan berbagai intervensi untuk menekan angka stunting di Kota Makassar.
Kepala Dinas Kesehatan Kota Makassar, Nursaidah, mengatakan penanganan stunting dilakukan melalui dua pendekatan utama, yakni intervensi spesifik dan intervensi sensitif. Intervensi spesifik berfokus pada pemenuhan kebutuhan gizi masyarakat, sementara intervensi sensitif melibatkan dukungan dari berbagai sektor pembangunan.
“Terkait penanganan stunting di Kota Makassar ini kami dikoordinir oleh Bappeda sebagai induk terkait bagaimana pencegahan dan penanganan stunting. Ada dua yang diintervensi yakni sensitif dan spesifik. Untuk kami di Dinkes, intervensinya terkait upaya memenuhi kebutuhan gizi masyarakat,” kata Nursaidah, Rabu, 3 Juni 2026.
Menurutnya, penanganan stunting tidak dapat dilakukan oleh satu instansi saja. Sejumlah Organisasi Perangkat Daerah (OPD) seperti Dinas Pekerjaan Umum (PU), Dinas Sosial (Dinsos), Dinas Kesehatan (Dinkes), serta Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DPPPA) turut berkontribusi dalam program tersebut.
Kolaborasi tersebut diperlukan karena faktor penyebab stunting sangat beragam, mulai dari masalah gizi, sanitasi, akses layanan kesehatan, hingga kondisi sosial ekonomi keluarga. Karena itu, setiap OPD memiliki peran sesuai tugas dan fungsinya masing-masing.
Nursaidah menjelaskan sekretariat percepatan penurunan stunting berada di Dinas Kesehatan, sehingga koordinasi antarinstansi dapat berjalan lebih efektif dalam merumuskan dan melaksanakan program di lapangan. “Penanganan stunting tidak hanya satu SKPD, tapi beberapa SKPD yang berkontribusi di dalamnya karena faktor determinan menjadi faktor penentu terjadinya stunting. Jadi ini harus menjadi kerja bersama dalam penanganan stunting,” katanya.
Melalui sinergi tersebut, Pemkot Makassar optimistis dapat mempertahankan tren penurunan angka stunting sekaligus meningkatkan kualitas kesehatan generasi masa depan.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....