Wali Kota Makassar Tegaskan Komitmen Kota Toleransi saat Hadiri Sannipata Waisak
- 01 Jun 2026 11:39 WIB
- Makassar
RRI.CO.ID, Makassar – Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, menegaskan komitmennya menjadikan Makassar sebagai rumah bersama bagi seluruh masyarakat tanpa memandang perbedaan agama, suku, maupun golongan. Hal itu disampaikan saat menghadiri kegiatan Sannipata Waisak dalam rangka Hari Trisuci Waisak 2570 BE/2026 yang digelar Persatuan Umat Buddha Indonesia (Permabudhi) di kawasan bersejarah Benteng Fort Rotterdam, Minggu 31 Mei 2026 malam.
Mengusung tema “Dharma Menjaga Perdamaian Dunia”, kegiatan tersebut menjadi momentum mempererat persaudaraan antarumat beragama sekaligus memperkuat komitmen Kota Makassar sebagai kota yang menjunjung tinggi toleransi, kerukunan, dan keberagaman.
Dalam sambutannya, Munafri yang akrab disapa Appi menegaskan bahwa keberagaman merupakan kekuatan besar yang harus terus dirawat melalui kolaborasi lintas agama, budaya, dan komunitas.
“Makassar adalah kota yang terbuka, kota ini tumbuh dengan baik karena semua kalangan diberikan ruang yang sama untuk berdampingan,” ujar Munafri.
Menurutnya, pembangunan kota yang maju dan berdaya saing hanya dapat terwujud apabila seluruh elemen masyarakat mampu menjaga persatuan serta mengedepankan dialog dalam menyelesaikan berbagai persoalan sosial. Ia juga menekankan pentingnya musyawarah dalam mencari solusi atas berbagai tantangan yang dihadapi masyarakat sehingga keputusan yang dihasilkan dapat diterima semua pihak tanpa menimbulkan kerugian.
Pada kesempatan tersebut, Munafri memberikan perhatian khusus terhadap peran Forum Kerukunan Umat Beragama dalam menjaga harmonisasi hubungan antarumat beragama. Ia meminta jajaran Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kota Makassar untuk memberikan dukungan yang lebih optimal terhadap berbagai program FKUB.
“Saya ingin menyampaikan kepada Kepala Kesbangpol Kota Makassar agar bisa dipikirkan penambahan dukungan kegiatan bagi teman-teman di FKUB. Dengan begitu, semakin banyak program yang bisa dilaksanakan untuk memperkuat kerukunan umat beragama dan menjaga Makassar sebagai kota toleransi,” katanya.
Munafri menegaskan bahwa pembangunan Kota Makassar tidak dapat dilakukan secara parsial maupun dengan mengedepankan kepentingan sektoral. Menurutnya, kebersamaan, sinergi, dan kolaborasi menjadi fondasi utama dalam mewujudkan pembangunan yang memberikan manfaat bagi seluruh masyarakat.
“Kota Makassar tidak akan besar dan tidak akan tumbuh apabila kita bekerja sendiri-sendiri. Karena itu, kekuatan untuk membangun kota ini harus dimulai dari kebersamaan, sinergi yang baik, dan kolaborasi yang menghasilkan manfaat untuk semua,” tegasnya.
Mengakhiri sambutannya, Wali Kota Makassar menyampaikan ucapan Selamat Hari Raya Waisak kepada seluruh umat Buddha di Kota Makassar. Ia berharap semangat Hari Trisuci Waisak dapat menginspirasi masyarakat untuk terus menebarkan nilai-nilai kedamaian, toleransi, dan kepedulian sosial dalam kehidupan sehari-hari.
Kegiatan Sannipata Waisak 2570 BE/2026 turut dihadiri tokoh agama Buddha, unsur Forkopimda, perwakilan organisasi keagamaan, FKUB, jajaran Pemerintah Kota Makassar, serta ratusan umat Buddha yang mengikuti rangkaian peringatan Hari Trisuci Waisak dengan khidmat.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....