Dua Proyek Peningkatan Infrastruktur Jalan Dapat Perhatian KemenPU

  • 30 Mei 2026 23:33 WIB
  •  Makassar

RRI.CO.ID, Makassar – Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan telah mengajukan dua proyek jalan yaitu keberlanjutan jalan lingkar bypass mamminasata dan jalan sabang -tallang di Luwu Utara, pada Kementerian Pekerjaan Umum agar bisa dibantu dari segi anggaran. Dua proyek jalan ini diajukan dalam upaya peningkata infrastruktur jalan, yang menghubungkan antar daerah.

Hal ini diungkapkan Kepala Dinas Bina Marga dan Bina Konstruksi Provinsi Sulawesi Selatan, AndI Ihsan. Ia menjelaskan untuk jalan lingkar bypass mamminasata ini untuk awal akan dilakukan pembebasan lahan , sedangkan untuk sabbang -tallang di Luwu Utara sudah dilakukan groundbreaking.

Andi Ihsan menyatakan bahwa penyelesaian pembebasan lahan menjadi kunci utama sebelum pengerjaan konstruksi dimulai. Anggaran pengerjaan fisik untuk proyek jalan lingkar ini diproyeksikan menyerap dana pusat yang mencapai Rp96 miliar.

"Untuk jalan lingkar ini memang masih banyak yang harus dibenahi oleh tim di lapangan, terutama masalah pembebasan lahan yang sebagian besar masih dimiliki oleh masyarakat setempat. Masalah lahan memang harus diselesaikan secara tuntas terlebih dahulu supaya pengerjaan konstruksinya bisa segera terlaksana dengan anggaran mencapai Rp96 miliar," kata Andi Ihsan, Sabtu, 30 Mei 2026.

Lanjut Andi Ihsan, selain jalan lingkar bypass mamminasata, salah satu proyek jalan mendapat bantuan dari APBN adalah Jalan Sabang – Tallang Luwu Utara, melalui program inpres jalan daerah. "Selain jalan lingkar bypass Mamminasata, ada juga satu jalur strategis lain yang berhasil masuk dalam program Inpres Jalan Daerah (IJD) tahun ini, yaitu jalan Sabang-Tallang di Luwu Utara. Untuk program bantuan pusat kali ini sistemnya berbeda dengan tahun-tahun lalu, di mana programnya lebih banyak berupa IJD dan anggarannya menggunakan sistem sharing dengan APBD," ujarnya menambahkan.

"Pemerintah daerah sendiri telah mengalokasikan dana pendamping senilai Rp50 miliar untuk membangun infrastruktur jalan penghubung di Luwu Utara tersebut. Kami sangat berharap bantuan dari Kementerian PU nantinya bisa terus berlanjut terkait panjang jalan sekitar 13 kilometer yang hingga kini belum sempat dibenahi," tutur Ihsan menjelaskan.

Pengajuan pembiayaan kedua proyek infrastruktur ke pemerintah pusat ini diharapkan dapat mengurangi beban anggaran pendapatan dan belanja daerah. Langkah koordinasi intensif dengan jajaran pemerintah kabupaten juga terus ditingkatkan guna mempercepat proses negosiasi tanah dengan warga lokal.

Jika seluruh persoalan lahan dapat diselesaikan tepat waktu, pengerjaan konstruksi fisik jalan lingkar dipastikan berjalan mulus tanpa kendala hukum. Keberadaan akses jalan yang memadai ini nantinya diyakini mampu memotong waktu tempuh logistik dan memicu pertumbuhan ekonomi baru di Sulawesi Selatan.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....