Titian Ilahi : Fitnah Akhir Zaman Semakin Nyata

  • 30 Mei 2026 07:42 WIB
  •  Makassar

RRI.CO.ID,Makassar - Program Titian Ilahi PRO1 RRI Makassar edisi Jumat, 29 Mei 2026 menghadirkan Drs. Awaluddin Umar, M.Ag., sebagai narasumber untuk membahas tema “Fitnah Akhir Zaman.” Dalam pemaparannya, muballigh tersebut menjelaskan bahwa fitnah akhir zaman merupakan berbagai ujian yang dapat mengganggu keimanan dan kehidupan umat Islam.

Menurutnya, fenomena yang saat ini banyak terjadi di tengah masyarakat menjadi gambaran nyata dari berbagai fitnah yang telah diingatkan dalam ajaran Islam. Awaluddin Umar menjelaskan bahwa salah satu bentuk fitnah yang paling mudah ditemui saat ini adalah penyebaran hoaks atau berita bohong.

“Kemajuan teknologi informasi memang memberikan banyak manfaat, namun di sisi lain juga membuka ruang bagi beredarnya informasi yang tidak benar. Mari kita mengingatkan masyarakat agar tidak mudah percaya dan menyebarkan informasi tanpa melakukan tabayyun atau klarifikasi terlebih dahulu. Seorang Muslim harus berhati-hati dalam menerima dan menyampaikan informasi karena setiap ucapan dan tindakan akan dimintai pertanggungjawaban di hadapan Allah SWT,” ujarnya.

Selain hoaks, ia juga menyoroti maraknya praktik riba yang semakin dianggap biasa dalam kehidupan modern. Menurutnya, riba merupakan salah satu dosa yang secara tegas dilarang dalam Islam karena dapat menimbulkan ketidakadilan dan merugikan pihak lain.

Meski berbagai bentuk transaksi keuangan berkembang pesat, umat Islam tetap dituntut untuk memahami prinsip-prinsip syariah agar tidak terjerumus ke dalam praktik yang bertentangan dengan ajaran agama. Dalam kesempatan tersebut, Awaluddin Umar menegaskan bahwa maksiat juga menjadi bagian dari fitnah akhir zaman yang perlu diwaspadai.

“Berbagai bentuk pelanggaran terhadap nilai-nilai agama kini dapat dengan mudah diakses dan dilakukan, terutama melalui perkembangan teknologi digital. Ia mengingatkan bahwa kemudahan tersebut tidak boleh menjadi alasan untuk mengabaikan batasan yang telah ditetapkan oleh agama. Kemajuan zaman seharusnya mendekatkan manusia kepada kebaikan, bukan menjadi sarana untuk melakukan kemaksiatan,” katanya.

Lebih lanjut, ia menjelaskan bahwa salah satu tantangan besar yang dihadapi umat Islam saat ini adalah perpecahan umat. Perbedaan pandangan yang seharusnya dapat disikapi dengan bijaksana sering kali berkembang menjadi konflik dan permusuhan.

Padahal, Islam mengajarkan pentingnya persaudaraan, saling menghormati, dan menjaga persatuan dalam bingkai ukhuwah Islamiyah. Menurutnya, perpecahan hanya akan melemahkan kekuatan umat dan membuka peluang munculnya berbagai masalah sosial lainnya.

Untuk menghadapi berbagai fitnah tersebut, Awaluddin Umar mengajak masyarakat memperkuat iman dan memperdalam pemahaman agama. Ia menekankan pentingnya membiasakan diri membaca Al-Qur’an, memperbanyak ibadah, serta memilih lingkungan yang dapat mendukung kehidupan yang lebih baik.

Dengan bekal ilmu dan ketakwaan, umat Islam akan lebih mampu membedakan antara yang benar dan yang salah di tengah berbagai tantangan zaman. Menutup dialog, Awaluddin Umar mengingatkan bahwa fitnah akhir zaman bukanlah sesuatu yang harus ditakuti secara berlebihan, melainkan dijadikan pengingat untuk terus memperbaiki diri.

“Hoaks, riba, maksiat, dan perpecahan umat merupakan ujian yang harus dihadapi dengan keimanan, ilmu, dan persatuan. Jika umat Islam mampu menjaga nilai-nilai tersebut, insya Allah akan tetap berada di jalan yang diridhai Allah SWT,” pungkasnya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....