Pustakawan Sulsel Gaungkan Literasi Lingkungan

  • 26 Mei 2026 09:43 WIB
  •  Makassar

RRI.CO.ID, Makassar - Pustakawan kini tidak hanya menjaga buku di perpustakaan. Mereka juga aktif mengedukasi masyarakat soal lingkungan dan masa depan bumi. Hal itu disampaikan dalam program OBSESI RRI Makassar, membahas mengenai pustakawan dan geliat literasi lingkungan di Sulawesi Selatan.

Narasumber, Pustakawan Dinas Perpustakaan dan Kearsipan SulSel, Zahir Juana Ridwan, mengatakan peran pustakawan semakin luas. Mereka kini menjadi penghubung pengetahuan kepada masyarakat. Menurutnya, pustakawan harus hadir membahas persoalan sosial dan lingkungan. Literasi dinilai penting membangun kesadaran menjaga alam dan kehidupan manusia. “Pustakawan itu bergerak dalam bidang literasi, penelitian, penulisan, dan penyebaran pengetahuan,” ujar Zahir Juana Ridwan. Senin, 25 Mei 2026.

Ia menjelaskan, pustakawan perlu membahas isu besar dunia. Mulai lingkungan, ekonomi, sosial, hingga perubahan kondisi bumi saat ini. Zahir juga aktif dalam komunitas Apel Hijau Indonesia. Komunitas tersebut bergerak mengampanyekan literasi lingkungan dan pelestarian alam.

"kerusakan lingkungan terjadi akibat rendahnya kesadaran masyarakat. Karena itu, edukasi menjadi langkah penting untuk perubahan perilaku. Selain itu kesadaran hadir ketika pengetahuan bertambah. Karena itu, literasi lingkungan harus terus diperkuat,” katanya dalam dialog tersebut.

Selain edukasi, Zahir juga menulis buku dan naskah film. Salah satunya mengangkat kehidupan masyarakat pesisir dan lingkungan maritim Sulawesi Selatan. Ia berharap perpustakaan menjadi ruang diskusi masyarakat modern. Tidak hanya tempat membaca, tetapi juga pusat edukasi dan kreativitas publik.

Menurutnya, pustakawan harus aktif turun ke masyarakat. Mereka diharapkan mampu membangun budaya membaca dan kepedulian terhadap lingkungan sekitar.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....