Pemkot Makassar Tingkatkan Pengawasan Pangan lewat Stiker Patala
- 25 Mei 2026 16:59 WIB
- Makassar
RRI.CO.ID, Makassar - Pemerintah Kota Makassar melalui Dinas Ketahanan Pangan Kota Makassar menghadirkan stiker Patala sebagai upaya meningkatkan pengawasan keamanan pangan di sejumlah pasar dan pusat penjualan bahan pangan. Kepala Dinas Ketahanan Pangan Kota Makassar, Nirman Niswan Mungkasa mengatakan program ini bertujuan memberikan rasa aman kepada masyarakat terhadap produk yang dikonsumsi sehari-hari.
"Tim ku selalu datang ke sini memantau dan menguji setiap produk pangan. Jadi diuji apakah ada kandungan pestisidanya, logam beratnya, formalinnya. Kita uji melalui rapid tes,"kata Nirman, Senin, 25 Mei 2026.
Dijelaskan dalam proses pengujian, terdapat beberapa sampel yang menunjukkan hasil berwarna merah. Warna tersebut menandakan adanya kandungan tertentu pada produk pangan yang diuji. "Misalnya setelah kita barcode kelihatan ada produk yang berwarna merah seperti cabai atau produk lainnya artinya dia ada kandungannya, baik itu pestisida, formalin maupun bahan campuran lainnya,"jelasnya.
Meski demikian, Nirman menuturkan kandungan dalam produk tersebut masih dapat diminimalkan dengan cara sederhana seperti mencuci bahan pangan sebelum dikonsumsi.
Masyarakat juga diberikan kemudahan untuk mengetahui informasi keamanan pangan melalui barcode yang tersedia pada stiker Patala. "Sebelum berbelanja, warga dapat memindai barcode tersebut untuk melihat kandungan dan hasil pengawasan pada setiap produk yang akan dibeli,"ungkapnya.
Selain rapid test di lokasi, Dinas Ketahanan Pangan Makassar juga menggunakan laboratorium keliling atau Mobile Lab untuk melakukan pengujian langsung di tempat. Hasil pemeriksaan kemudian dilaporkan ke Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan sebagai bentuk pengawasan berkelanjutan terhadap keamanan pangan di daerah.
Tidak hanya itu, sejumlah sampel pangan juga dikirim ke laboratorium bersertifikasi di Bogor untuk dilakukan pengujian lanjutan. "Pengujian tersebut bertujuan memastikan apakah kandungan yang ditemukan masih berada dalam batas ambang aman atau tidak sesuai standar yang berlaku,"ucapnya.
Ditambahkan kedepan pihaknya menyasar semua pusat perbelanjaan baik toko modern maupun pasar tradisional untuk melakukan pengujian produk pangan dan dipasangi stiker Patala. Pemerintah berharap program ini dapat meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya memilih pangan yang aman dan sehat, sekaligus mendorong pedagang menjaga kualitas produk yang dijual kepada konsumen.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....