FAI UMI dan UIAD Sinjai Perkuat Kerja Sama Akademik

  • 22 Mei 2026 20:19 WIB
  •  Makassar

RRI.CO.ID, Makassar — Fakultas Agama Islam Universitas Muslim Indonesia menerima kunjungan benchmarking sekaligus penandatanganan Memorandum of Agreement bersama Fakultas Ushuluddin dan Komunikasi Islam Universitas Islam Ahmad Dahlan Sinjai di Ruang Senat FAI UMI, Jalan Urip Sumohardjo, Makassar, Kamis, 21 Mei 2026. Kegiatan tersebut menjadi langkah strategis dalam memperkuat kualitas pendidikan tinggi Islam sekaligus memperluas jejaring kerja sama antarperguruan tinggi di Sulawesi Selatan.

Selain agenda benchmarking, kedua institusi juga membahas peluang kolaborasi pada bidang pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat. Dekan Fakultas Agama Islam UMI, Dr. H. Akhmad Syahid, M.Pd., menyambut baik kunjungan tersebut dan memaparkan berbagai perkembangan serta pencapaian fakultas yang dipimpinnya.

Ia menjelaskan saat ini FAI UMI memiliki sekitar 70 dosen yang mendukung enam program studi dengan berbagai capaian akreditasi, termasuk akreditasi unggul. Menurutnya, FAI UMI juga terus mendorong pengembangan keunggulan pada setiap program studi, termasuk memperkuat pelaksanaan Catur Dharma Perguruan Tinggi dan program internasionalisasi yang melibatkan dosen maupun mahasiswa.

“Kami juga terus mendorong seluruh program studi untuk mengembangkan keunggulan masing-masing. Dosen-dosen FAI UMI aktif melaksanakan Catur Dharma Perguruan Tinggi serta program internasionalisasi,” ujarnya.

Ia menambahkan, baru-baru ini FAI UMI juga resmi membuka Program Profesi Guru Agama setelah menerima Surat Keputusan dari pihak berwenang. Program tersebut diharapkan mampu mendukung peningkatan kualitas tenaga pendidik agama Islam di Indonesia.

Sementara itu, Dekan Fakultas Ushuluddin dan Komunikasi Islam UIAD Sinjai, Dr. Farida, M.Sos.I., menilai kunjungan benchmarking tersebut menjadi momentum penting bagi institusinya untuk mempelajari pengelolaan pendidikan tinggi Islam yang telah berkembang di lingkungan FAI UMI. “Kami melihat banyak hal yang perlu kami pelajari dari FAI UMI untuk mendukung kerja sama ini. UMI sudah diakui oleh banyak pihak, sehingga kunjungan benchmarking dan MoA ini sangatlah penting,” kata Dr. Farida.

Ia juga menjelaskan bahwa selama ini sejumlah dosen dari kedua institusi sebenarnya telah menjalin komunikasi dan kolaborasi secara personal. Namun melalui penandatanganan MoA tersebut, kerja sama kini diharapkan berjalan lebih kuat, terstruktur, dan berkelanjutan.

Melalui kerja sama tersebut, kedua perguruan tinggi diharapkan dapat membuka peluang baru dalam pengembangan pendidikan tinggi Islam, mulai dari pertukaran dosen dan mahasiswa, penelitian bersama, hingga pelaksanaan program pengabdian masyarakat yang lebih luas dan berdampak langsung bagi masyarakat.

google-preference
Kata Kunci / Tags

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....