Kemenko Imipas Dorong Penguatan Pembinaan Humanis dan Pelayanan Publik di Lapas

  • 22 Mei 2026 14:46 WIB
  •  Makassar

RRI.CO.ID, Maros - Upaya penguatan sistem pemasyarakatan berbasis pembinaan dan pelayanan humanis terus menjadi perhatian pemerintah pusat. Hal itu terlihat dalam kunjungan Kementerian Koordinator Bidang Imigrasi dan Pemasyarakatan Republik Indonesia ke Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIB Maros untuk meninjau langsung pelaksanaan layanan serta program pembinaan warga binaan.

Kunjungan yang berlangsung Rabu 20 Mei 2026 tersebut dipimpin Analis Kebijakan Ahli Madya Deputi Bidang Koordinasi Keimigrasian dan Pemasyarakatan, Agus Heryanto. Kedatangan rombongan disambut Kepala Lapas Kelas IIB Maros, Ali Imran bersama jajaran petugas pemasyarakatan. Dalam peninjauan itu, rombongan melihat secara langsung berbagai fasilitas layanan dan aktivitas pembinaan yang dijalankan di dalam lapas, mulai dari program pembinaan kepribadian, pembinaan kemandirian, hingga pelayanan terhadap warga binaan yang menjadi bagian penting dalam sistem pemasyarakatan modern.

Kegiatan tersebut tidak sekadar menjadi agenda monitoring, tetapi juga menjadi ruang evaluasi terhadap efektivitas pelaksanaan tugas pemasyarakatan di daerah. Pemerintah pusat ingin memastikan bahwa fungsi pembinaan berjalan seimbang dengan aspek keamanan dan pelayanan publik di lingkungan lembaga pemasyarakatan.

Selain meninjau fasilitas dan aktivitas warga binaan, kunjungan itu juga diisi dengan diskusi mengenai tantangan pemasyarakatan, penguatan keamanan, peningkatan kualitas sumber daya manusia petugas, hingga strategi optimalisasi program pembinaan agar mampu memberikan dampak nyata bagi proses reintegrasi sosial warga binaan.

Kepala Lapas Maros, Ali Imran, mengatakan perhatian dari pemerintah pusat menjadi dorongan moral bagi seluruh jajaran untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan dan pembinaan secara profesional serta humanis. Menurutnya, paradigma pemasyarakatan saat ini tidak lagi hanya berfokus pada pengamanan, tetapi juga pada pembentukan karakter, peningkatan keterampilan, dan persiapan warga binaan agar mampu kembali diterima di tengah masyarakat.

“Kami menyambut baik kunjungan dari Kementerian Koordinator Bidang Imigrasi dan Pemasyarakatan sebagai bentuk perhatian dan dukungan terhadap pelaksanaan tugas pemasyarakatan di Lapas Maros. Kami berkomitmen untuk terus memberikan pelayanan terbaik serta meningkatkan program pembinaan bagi warga binaan,” ujar Ali Imran, Kamis, 21 Mei 2026.

Ia menjelaskan, program pembinaan di Lapas Maros diarahkan untuk membangun kemandirian warga binaan melalui berbagai kegiatan pelatihan dan pembentukan mental kepribadian. Langkah tersebut dinilai penting untuk membantu warga binaan memiliki bekal keterampilan dan kesiapan sosial saat kembali menjalani kehidupan di masyarakat.

Pembinaan yang berjalan juga diharapkan mampu menekan angka pengulangan tindak pidana atau residivisme, sekaligus mendukung tujuan utama pemasyarakatan sebagai sarana rehabilitasi sosial.

Sementara itu, Agus Heryanto mengapresiasi berbagai program layanan dan pembinaan yang telah dijalankan di Lapas Maros. Ia menilai pendekatan pemasyarakatan yang humanis perlu terus diperkuat agar lembaga pemasyarakatan benar-benar mampu menjadi tempat pembinaan, bukan sekadar tempat menjalani hukuman.

Menurutnya, sistem pemasyarakatan modern harus mampu menghadirkan keseimbangan antara keamanan, pelayanan publik, dan pembinaan yang berorientasi pada perubahan perilaku warga binaan. Agus juga menekankan pentingnya integritas dan profesionalisme seluruh petugas pemasyarakatan dalam menjalankan tugas, terutama di tengah tantangan pemasyarakatan yang semakin kompleks.

Ia berharap sinergi antara pemerintah pusat dan jajaran pemasyarakatan daerah terus diperkuat guna mendukung reformasi sistem pemasyarakatan yang lebih transparan, akuntabel, dan berdampak positif bagi masyarakat luas.

Kunjungan tersebut sekaligus menjadi bagian dari upaya pemerintah dalam memastikan lembaga pemasyarakatan di daerah mampu menjalankan fungsi pembinaan secara optimal, sejalan dengan semangat reformasi birokrasi dan peningkatan pelayanan publik di sektor pemasyarakatan.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....