Pansel Umumkan 10 Besar, Seleksi Pimpinan BAZNAS Makassar Masuk Tahap Nasional
- 13 Mei 2026 19:50 WIB
- Makassar
RRI.CO.ID, Makassar — Proses seleksi pimpinan Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kota Makassar periode 2026–2031 memasuki tahapan krusial. Pemerintah Kota Makassar melalui Panitia Seleksi (Pansel) resmi mengumumkan 10 besar calon pimpinan BAZNAS Kota Makassar setelah melalui serangkaian tahapan seleksi yang ketat, transparan, dan kompetitif.
Sekretaris Panitia Seleksi yang juga Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kabag Kesra) Kota Makassar, Mohammad Syarief, mengatakan hasil seleksi tersebut telah dilaporkan secara resmi kepada Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin. Selain itu, Pemerintah Kota Makassar bersama Pansel juga telah meneruskan hasil seleksi tersebut kepada Badan Amil Zakat Nasional untuk mendapatkan pertimbangan lebih lanjut.
“Alhamdulillah, sore hari ini kami menyampaikan pengumuman sekaligus surat permohonan pertimbangan pengangkatan pimpinan BAZNAS Kota Makassar,” ujar Syarief usai bertemu Wali Kota Makassar, Selasa 12 Mei 2026.
“Pak Wali Kota juga telah memberikan pengantar resmi kepada Ketua BAZNAS Republik Indonesia,” tambahnya.
Ia menjelaskan, proses seleksi ini menjadi bentuk keseriusan Pemerintah Kota Makassar dalam memastikan lembaga pengelola zakat dipimpin oleh figur yang memiliki kapasitas, integritas, serta komitmen kuat terhadap pelayanan umat.
Sebelumnya, sebanyak 64 peserta dari berbagai latar belakang mengikuti tahapan seleksi awal, mulai dari Computer Assisted Test (CAT) hingga penulisan makalah.
Seluruh tahapan dirancang untuk menguji kompetensi, wawasan keislaman, dan kemampuan manajerial para peserta dalam pengelolaan zakat secara profesional dan akuntabel. Dari seluruh tahapan tersebut, Pansel menetapkan 10 nama terbaik yang diumumkan berdasarkan urutan abjad, bukan berdasarkan peringkat.
“Perlu kami tegaskan bahwa susunan nama yang diumumkan ini berdasarkan abjad dan tidak menunjukkan peringkat,” jelas Syarief.
“Adapun hasil penilaian dan peringkat sebenarnya telah kami tuangkan dalam berita acara dan disampaikan secara resmi kepada BAZNAS RI,” lanjutnya.
Tahapan ini menjadi momentum penting dalam menentukan arah pengelolaan zakat di Kota Makassar agar semakin transparan, tepat sasaran, dan berdampak luas bagi masyarakat. Selanjutnya, proses seleksi akan dilanjutkan oleh BAZNAS RI untuk menentukan lima nama yang akan ditetapkan sebagai Ketua dan Anggota BAZNAS Kota Makassar periode 2026–2031.
“Dari 10 nama yang kami usulkan, nantinya akan dipilih lima orang untuk menjadi Ketua dan Anggota BAZNAS. Penilaian sepenuhnya menjadi kewenangan Pansel BAZNAS RI sesuai ketentuan yang berlaku,” ungkapnya.
Terkait jadwal seleksi lanjutan, Syarief menyebut pihaknya masih menunggu pemberitahuan resmi dari BAZNAS RI. Ia mengungkapkan, proses seleksi kemungkinan akan dilaksanakan bersamaan dengan beberapa daerah lain seperti Kabupaten Takalar dan Enrekang.
“Makassar berpeluang lebih awal karena telah lebih dulu menyelesaikan tahapan seleksi,” katanya.
Syarief juga mengapresiasi seluruh peserta yang telah mengikuti proses seleksi. Menurutnya, seluruh peserta memiliki potensi dan kapasitas yang baik dalam pengelolaan zakat. “Kami mengucapkan terima kasih kepada seluruh peserta yang telah berpartisipasi. Tanpa partisipasi mereka, proses ini tidak akan menghasilkan 10 nama seperti saat ini,” tutupnya.
Berikut 10 besar calon pimpinan BAZNAS Kota Makassar periode 2026–2031:
- Abdul Aziz – Tokoh Masyarakat Islam
- Ahyar Amnur, S.Pd., H. – Tokoh Masyarakat Islam
- Baharuddin Hafid – Tenaga Profesional
- Fahmi, S.HI – Tokoh Masyarakat Islam
- Hendra Wijaya, Lc. – Tokoh Masyarakat Islam
- Komaruddin, S.Ag. – Tenaga Profesional
- Muhammad Yunus Hj. M.Si., Drs – Unsur Ulama
- Usman Sofyan, M.Pd.I., Dr. Hj. – Unsur Ulama
- Yusran Sofyan – Tenaga Profesional
- Yusriani, S.K.M., M.Kes., Prof. Dr. – Tokoh Masyarakat Islam
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....