Pimpinan Baru Baznas Makassar Dilantik, Siap Perkuat Ekonomi Umat
- 07 Jul 2026 22:01 WIB
- Makassar
RRI.CO.ID, Makassar - Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kota Makassar resmi memasuki babak baru kepemimpinan setelah lima pimpinan periode 2026–2031 dilantik oleh Wali Kota Makassar Munafri Arifuddin di Baruga Anging Mammiri, Rumah Jabatan Wali Kota Makassar, Senin 6 Juli 2026. Pergantian kepengurusan ini diharapkan semakin memperkuat peran Baznas sebagai lembaga pengelola zakat yang profesional dan mampu memberikan manfaat lebih luas bagi masyarakat.
Prosesi pelantikan berlangsung khidmat dan disaksikan Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Makassar H. Muhammad, Wakil Wali Kota Makassar, unsur Forkopimda, tokoh agama, tokoh masyarakat, serta jajaran Pemerintah Kota Makassar. Kehadiran berbagai unsur tersebut menjadi simbol dukungan terhadap penguatan sinergi Baznas dalam mendukung program pembangunan dan kesejahteraan umat.
Lima pimpinan Baznas Kota Makassar yang dilantik merupakan hasil seleksi berjenjang dari 64 peserta yang kemudian mengerucut menjadi 10 besar hingga akhirnya terpilih lima nama terbaik. Mereka adalah Dr. H. Usman Sofian, M.Pd.I., H. Ahyar Amnur, S.Pd., M.Pd., H. Yusran Sofyan, S.E., S.Kom., M.Si., Dr. Abdul Azis Ilyas, S.Ag., M.H., serta Prof. Dr. Yusriani, S.KM., M.Kes.
Dalam sambutannya, Wali Kota Makassar Munafri Arifuddin menegaskan bahwa pelantikan ini bukan sekadar pergantian kepemimpinan, melainkan awal penguatan peran Baznas dalam mengatasi persoalan sosial dan ekonomi masyarakat. "Zakat merupakan instrumen strategis dalam pembangunan umat. Di dalamnya terdapat nilai ibadah, solidaritas sosial, pemerataan ekonomi, sekaligus pemberdayaan masyarakat. Karena itu, BAZNAS memiliki peran penting sebagai mitra pemerintah dalam upaya menanggulangi kemiskinan, kesenjangan sosial, dan memperkuat ketahanan ekonomi umat," ujarnya.
Munafri berharap kepengurusan baru mampu menghadirkan berbagai inovasi dalam pelayanan zakat yang semakin mudah dijangkau masyarakat. Ia juga mendorong Baznas untuk memperkuat tata kelola organisasi sehingga dana zakat, infak, dan sedekah dapat tersalurkan secara tepat sasaran serta memberikan dampak nyata bagi penerima manfaat.
Sementara itu, Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Makassar H. Muhammad menyampaikan apresiasi atas pelantikan pimpinan Baznas yang baru. "Pelantikan ini menjadi momentum untuk memperkuat pengelolaan zakat yang profesional, transparan, dan akuntabel. Kementerian Agama siap bersinergi dengan Pemerintah Kota dan BAZNAS agar potensi zakat dapat dioptimalkan untuk membangun ekonomi umat, memberdayakan masyarakat, serta membantu mengurangi angka kemiskinan di Kota Makassar," katanya.
Menurut H. Muhammad, kepercayaan masyarakat menjadi modal utama dalam meningkatkan penghimpunan zakat di Kota Makassar. Karena itu, ia berharap kepengurusan Baznas periode 2026–2031 mampu menghadirkan program-program inovatif yang menjawab kebutuhan masyarakat sekaligus memperkuat kepercayaan para muzakki terhadap lembaga tersebut.
Dengan kepemimpinan yang baru, Baznas Kota Makassar diharapkan semakin memperkuat kolaborasi bersama pemerintah, Kementerian Agama, organisasi kemasyarakatan Islam, dunia usaha, lembaga pendidikan, masjid, dan Unit Pengumpul Zakat (UPZ). Sinergi tersebut diyakini akan mengoptimalkan potensi zakat sebagai instrumen pemberdayaan ekonomi umat sehingga Baznas semakin hadir sebagai lembaga yang amanah, profesional, dan mampu berkontribusi nyata dalam mengurangi kemiskinan di Kota Makassar.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....