DMI Sulsel Tekankan Masjid Jadi Pusat Pendidikan Karakter
- 12 Mei 2026 14:59 WIB
- Makassar
RRI.CO.ID, Makassar – Peran masjid di era modern tidak hanya berdiri sebagai tempat ibadah ritual. Melainkan memegang peran strategis sebagai pusat pendidikan karakter dan benteng moderasi beragama yang inklusif bagi seluruh lapisan masyarakat.
Ketua DMI Kota Makassar, Junus dalam Program Moderasi Beragama pada Selasa, 12 Mei 2026, menekankan di tengah pertumbuhan jumlah masjid yang signifikan di Makassar harus bertransformasi menjadi pusat pendidikan yang moderat dan ramah. Hal ini krusial untuk mencegah klaim sepihak oleh golongan tertentu.
“Jadi masjid itu harus bersifat moderat ya. Masjid kita ini bukan hanya berfungsi sebagai pusat ibadah mahdah atau ritual,” jelas Junus.
Masjid diharapkan menjadi ruang inklusif bagi seluruh umat tanpa memandang latar belakang organisasi, serta tetap menghargai keberagaman mazhab dalam bingkai persatuan. Selain itu, masjid diharapkan tidak hanya memfokuskan kegiatan pada ibadah ritual (mahdah), tetapi juga pada fungsi sosial dan ekonomi.
Lebih lanjut diungkapkan, masjid memegang peran vital dalam membentuk karakter generasi muda sejak dini. Pengurus masjid diimbau untuk menciptakan lingkungan yang ramah anak, bukan justru bersikap keras yang membuat anak-anak menjauh.
“Anak-anak kita itu perlu sudah ditanamkan lebih awal untuk datang ke masjid ya. Sebenarnya itu kan sekarang sudah ada program harus ramah anak, ramah lingkungan. Jadi harus itu sudah mulai kita menanamkan lebih dini," ujar Junus.
Saat ini, masjid diharapkan mampu yang menyediakan fasilitas bermain dan suasana yang nyaman. Hal ini dapat menjadi benteng untuk menanamkan jiwa toleransi dan mencegah pengaruh paham ekstrem atau radikal yang seringkali mudah masuk ke kalangan anak muda melalui narasi-narasi eksklusif.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....