Pangkep Nihil Kasus PMK, Pengawasan Ternak Tetap Diperketat

  • 08 Mei 2026 14:53 WIB
  •  Makassar

RRI.CO.ID, Makassar – Menjelang Hari Raya Iduladha, pengawasan terhadap lalu lintas ternak di wilayah perbatasan semakin diintensifkan. Langkah ini diambil guna memastikan seluruh hewan yang akan dikonsumsi masyarakat berada dalam kondisi sehat dan bebas dari wabah penyakit.

Kepala Dinas Pertanian Kab. Pangkep, Muhiddin dalam Halo RRI pada Jumat, 8 Mei 2026 mengatakan bahwa pemerintah Kabupaten Pangkep berkomitmen menjaga kesehatan hewan kurban melalui pemeriksaan ketat bagi ternak yang masuk maupun melintas. Setiap pedagang atau peternak wajib berkoordinasi dengan Dinas Pertanian untuk pendataan dan verifikasi Surat Keterangan Kesehatan Hewan (SKKH).

Jadi memang setiap kabupaten itu akan melakukan pemeriksaan kesehatan hewan, setiap hewan-hewan yang akan keluar atau melintas di wilayah kerjanya. Pangkep juga pun demikian, jadi ketika ada hewan kurban, kita koordinasi dengan para peternak atau pedagang yang menerima atau memang dalam rangka penerimaan dari luar daerah kita, itu pasti koordinasinya ke kita,” jelas Muhiddin.

Sesuai Edaran Bupati, pengawasan ini melibatkan kolaborasi lintas sektor antara Dinas Pertanian, Dinas Perdagangan, TNI/Polri, hingga pemerintah tingkat desa dan kecamatan. Meski penyuluh kini berada di bawah kementerian, kerja sama di lapangan tetap berjalan solid untuk memperkuat pendataan dan pembinaan berkelanjutan.

"Jika ditemukan indikasi penyakit, petugas akan segera melakukan isolasi dan berkoordinasi dengan pihak karantina atau provinsi untuk tindakan lebih lanjut. Hal ini guna memastikan stok hewan di Pangkep tetap aman dan menjamin kelancaran persiapan pemotongan hewan kurban di seluruh wilayah, "tambahnya.

Lebih lanjut dijelaskan Muhiddin, proses pengawasan dan pemantauan kesehatan hewan terus dilakukan oleh tim terpadu hingga hari pelaksanaan kurban, termasuk peninjauan langsung oleh Bupati. Sebagai langkah antisipasi terhadap penyakit menular seperti PMK, Dinas Pertanian telah melakukan pembinaan dan vaksinasi sejak dini sehingga saat ini Kabupaten Pangkep berada dalam status nihil kasus.

Masyarakat maupun panitia kurban juga sangat disarankan untuk proaktif meminta bantuan pemeriksaan hewan secara mandiri. Dinas Pertanian berkomitmen untuk memberikan pelayanan teknis di lapangan guna menjamin keamanan, kesehatan, dan kelancaran proses ibadah kurban. Hal ini dilakukan agar seluruh hewan kurban yang beredar di masyarakat benar-benar layak konsumsi dan memenuhi standar kesehatan.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....