Komunitas Rumah Baca Nurul Jihad Parangbebbu jadi Ruang Tumbuh Anak Desa Tabinjai
- 02 Mei 2026 22:37 WIB
- Makassar
RRI.CO.ID,Makassar - Perkembangan positif ditunjukkan oleh Komunitas Rumah Baca Nurul Jihad Parangbebbu yang kini semakin aktif menjadi ruang belajar dan pemberdayaan bagi anak-anak di Desa Tabinjai. Hal ini terungkap dalam perbincangan program Ngobras PRO1 RRI Makassar edisi Sabtu, 2 Mei 2026 yang dipandu Arfan Yusri, dengan menghadirkan Akbar Gassing selaku founder komunitas tersebut.
Dalam dialog tersebut, Akbar Gassing menjelaskan bahwa Rumah Baca Nurul Jihad awalnya hadir sebagai tempat sederhana untuk meningkatkan minat baca anak-anak di desa. Namun seiring waktu, kegiatan yang dilakukan semakin berkembang dan menyentuh berbagai aspek kehidupan masyarakat. “Kami mulai dari hal kecil, menyediakan buku bacaan untuk anak-anak, tapi sekarang sudah menjadi ruang belajar yang lebih luas,” ujarnya.
Ia mengungkapkan, komunitas ini tidak hanya fokus pada literasi, tetapi juga mengembangkan berbagai kegiatan edukatif seperti kelas kreativitas, pelatihan keterampilan, hingga pendampingan belajar. Menurutnya, hal tersebut memberikan dampak signifikan terhadap perkembangan anak-anak di Desa Tabinjai. “Anak-anak di sini sekarang lebih percaya diri dan punya semangat untuk meraih cita-cita,” kata Akbar.
Selain bidang pendidikan, Rumah Baca Nurul Jihad juga mulai merambah sektor ekonomi melalui pengembangan UMKM. Akbar menjelaskan bahwa komunitasnya mendorong masyarakat untuk memanfaatkan potensi lokal menjadi produk bernilai jual. “Kami ingin masyarakat tidak hanya cerdas secara pendidikan, tapi juga mandiri secara ekonomi,” jelasnya.
Tidak hanya itu, ia juga menyebutkan adanya program peternakan sapi yang kini menjadi salah satu unggulan komunitas. Program ini melibatkan warga setempat dan menjadi sumber penghasilan tambahan bagi masyarakat. “Peternakan sapi ini kami kembangkan sebagai bentuk pemberdayaan ekonomi berkelanjutan,” ungkapnya.
Akbar menambahkan bahwa keberhasilan komunitas ini tidak lepas dari kolaborasi berbagai pihak, termasuk relawan, donatur, dan dukungan masyarakat setempat. Ia menilai bahwa semangat gotong royong menjadi kunci utama dalam menjaga keberlanjutan program. “Kami tumbuh bersama masyarakat, jadi semua merasa memiliki,” tuturnya.
Menutup perbincangan, Akbar Gassing berharap Rumah Baca Nurul Jihad Parangbebbu dapat terus berkembang dan menjadi inspirasi bagi komunitas lain. Ia juga mengajak generasi muda untuk aktif berkontribusi dalam pembangunan desa. “Perubahan itu bisa dimulai dari komunitas kecil, asalkan ada niat dan konsistensi,” pungkasnya.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....