Unismuh Makassar Perkuat Kolaborasi Lintas Sektor Strategis

  • 29 Apr 2026 12:00 WIB
  •  Makassar

RRI.CO.ID, Makassar — Universitas Muhammadiyah Makassar terus memperluas jejaring kerja sama strategis melalui penandatanganan nota kesepahaman, perjanjian kerja sama, serta implementation agreement yang digelar pada 28 April 2026 di Aula Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan. Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya penguatan sinergi antara dunia akademik, industri, dan organisasi profesi.

Kerja sama tersebut melibatkan sejumlah mitra penting, di antaranya Badan Penyelenggara Jaminan Sosial Kesehatan, PT Mercure Makassar Nexa Pettarani, serta Ikatan Konsultan Pajak Indonesia. Penandatanganan ini dihadiri oleh pimpinan universitas, dekan fakultas, serta perwakilan masing-masing mitra yang terlibat dalam kolaborasi.

Kegiatan ini bertujuan memperluas jejaring institusi sekaligus memperkuat hubungan timbal balik antara perguruan tinggi dengan sektor industri, pemerintah, dan organisasi profesi. Kolaborasi ini diharapkan mampu meningkatkan kualitas sumber daya manusia, khususnya dalam menyiapkan lulusan yang relevan dengan kebutuhan dunia kerja.

Dalam kesempatan tersebut, pihak BPJS Kesehatan menandatangani kerja sama terkait implementasi kurikulum jaminan sosial di lingkungan kampus. Program ini dirancang untuk meningkatkan literasi mahasiswa mengenai sistem jaminan sosial yang masih dinilai perlu penguatan.

Kepala Corporate University BPJS Kesehatan, Oktavianus Ramba, menjelaskan bahwa pihaknya telah menyiapkan enam modul pembelajaran yang akan diintegrasikan ke dalam kurikulum perguruan tinggi guna memperkuat pemahaman mahasiswa.

“Mahasiswa diharapkan tidak hanya memahami konsep jaminan sosial, tetapi juga mampu menjadi agen perubahan dalam sistem pelayanan kesehatan di masa depan,” ujarnya.

Sementara itu, kerja sama dengan sektor industri perhotelan diwujudkan melalui penandatanganan MoU dengan PT Mercure Makassar Nexa Pettarani. Kolaborasi ini difokuskan pada pengembangan kompetensi mahasiswa melalui program magang serta kuliah praktisi.

General Manager Mercure Makassar, Wahyu Nur Sekawijayanti, menyampaikan bahwa industri perhotelan membuka peluang luas bagi mahasiswa dari berbagai disiplin ilmu untuk memperoleh pengalaman kerja yang aplikatif.

“Kami siap menerima mahasiswa magang dari berbagai latar belakang dan berbagi pengalaman praktis untuk mendukung kesiapan mereka memasuki dunia kerja,” katanya.

Selain itu, Ikatan Konsultan Pajak Indonesia juga menjalin komunikasi kerja sama yang akan diformalkan dalam waktu dekat. Kolaborasi ini diarahkan untuk membuka peluang pengembangan karier mahasiswa di bidang perpajakan yang dinilai masih memiliki kebutuhan tenaga profesional yang tinggi.

Ketua IKPI Cabang Makassar, Ezra Palisungan, menegaskan bahwa jumlah konsultan pajak di Indonesia masih terbatas dibandingkan jumlah wajib pajak, sehingga membuka peluang besar bagi lulusan perguruan tinggi.

Rektor Universitas Muhammadiyah Makassar, Dr. Abd Rakhim Nanda, menyambut baik kolaborasi ini sebagai bagian dari strategi pengembangan institusi menuju perguruan tinggi berdaya saing global dan adaptif terhadap kebutuhan zaman.

“Kami berharap kerja sama ini tidak berhenti pada penandatanganan, tetapi berlanjut pada implementasi konkret yang memberi manfaat bagi mahasiswa, dosen, dan mitra,” ujarnya.

Melalui kolaborasi lintas sektor ini, Universitas Muhammadiyah Makassar menegaskan komitmennya dalam menghadirkan pendidikan yang relevan, aplikatif, dan berorientasi pada kebutuhan industri serta penguatan kompetensi lulusan di tingkat nasional maupun internasional.

google-preference
Kata Kunci / Tags

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....