Warga Makassar Keluhkan Kenaikan Harga Minyak Goreng Merek Minyakita

  • 27 Apr 2026 14:57 WIB
  •  Makassar

RRI.CO.ID, Makassar - Harga minyak goreng merek Minyakita di Makassar mengalami kenaikan. Seorang penjual makanan cepat saji, Mirna mengaku kenaikan harga minyak goreng Minyakita ini sudah terjadi beberapa hari terakhir. Ia menyebut kenaikan minyak goreng jenis Minyakita naik dari Rp15.700 menjadi Rp20.000 perliter. "Sudah berapa Minggu ini kebutuhan pokok naik, kayak Minyakita naik sampai Rp20.000 satu liter," kata Mirna, Senin, 27 April 2026.

Di sisi lain, ia menuturkan pemerintah telah menghadirkan lapak penjualan bahan pokok di Pasar Pabaeng-Baeng dengan harga terjangkau namun dengan syarat setiap pembelian dibatasi dan wajib membawa KTP. "Memang ada yang murah Minyakita di Pabaeng-Baeng harga Rp15.700 tapi kalau mau ki beli harus antri, dibatasi maksimal 2 liter, sama pakai KTP terus tidak semua penjual di sana jual dengan harga begitu," ucapnya.

Mirna juga mengaku selain minyak goreng, sejumlah bahan pokok lainnya ikut mengalami kenaikan diantaranya tomat dari Rp14.000 perkilo naik menjadi Rp20.000 perkilo.

Sementara itu, Kepala Dinas Perdagangan Kota Makassar, Evy Aprialty menjelaskan kenaikan minyak goreng merek Minyakita ini terjadi karena salah satunya biaya atau ongkos antar dari distributor. Menurutnya naiknya biaya Bahan Bakar Minyak (BBM) bisa saja mempengaruhi harga minyak goreng maupun kebutuhan pangan lainnya.

"Itu ada kenaikan bisa jadi ongkos antar dari distributor, karena kalau dari Bulog itu tidak ada kenaikan, kami selalu lakukan monitoring di pasar dan dari bulan lalu sampai Minggu lalu itu tidak ada kenaikan harga minyak cuma kalau kita pantau langsung dan memang ada kenaikan bisa saja karena BBM naik ada ongkosnya,"jelas Evy.

Selain itu, Evy mengimbau agar warga yang mendapati harga minyak goreng naik untuk bisa melapor ke dinas terkait adar ditindaklanjuti dengan menurunkan Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID). "Kalau memang ada kenaikan sampaikan ke kami karena kami ada tim yang akan turun langsung," imbaunya.

Ditambahkan untuk menjaga stabilitas harga, pihaknya rutin menggelar pasar murah. "Kami rutin adakan pasar murah sama operasi pasar untuk menjaga stabilitas harga kebutuhan pokok khususnya di pasar-pasar tradisional,"pungkas Evy.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....