Ratusan Buruh di Sulsel Siap Turun ke Jalan di May Day 2026

  • 24 Apr 2026 14:13 WIB
  •  Makassar

RRI.CO.ID, MAKASSAR – Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (KSPSI) Provinsi Sulawesi Selatan memastikan akan menerjunkan ratusan buruh untuk memperingati Hari Buruh Sedunia atau May Day pada 1 Mei 2026 mendatang. Aksi ini merupakan bagian dari gerakan serentak serikat pekerja global untuk menyuarakan hak-hak buruh di tengah dinamika regulasi ketenagakerjaan.

Ketua Korlap Kawasan Industri Makassar (KIMA), Abdul Azis, menyatakan bahwa aksi tahun ini akan diikuti oleh 10 federasi yang bernaung di bawah bendera KSPSI. Fokus utama perjuangan mereka tahun ini dirumuskan dalam tema besar, yakni mengawal implementasi Undang-Undang Ketenagakerjaan serta mengawasi berbagai pelanggaran hak pekerja yang masih marak terjadi.

Adapun titik konsentrasi massa pada Jumat 1 Mei 2026 mendatang akan dipusatkan di beberapa lokasi strategis di Kota Makassar. Massa direncanakan akan melakukan orasi secara bergantian mulai dari Flyover Makassar, berlanjut ke Kantor DPRD Provinsi Sulawesi Selatan, hingga berakhir di Kantor Gubernur Sulawesi Selatan untuk menyampaikan aspirasi langsung kepada pemangku kebijakan.

"Saya atas nama Abdul Azis, selaku korlap di KIMA, akan memimpin langsung rekan-rekan buruh dari kawasan industri. Diperkirakan ratusan anggota KSPSI akan bergerak masuk ke jantung kota untuk memastikan suara para pekerja didengarkan oleh pemerintah dan wakil rakyat," tegas Abdul Azis saat memberikan keterangan kepada RRI. Jumat, 24 April 2026.

Menyadari potensi gangguan arus lalu lintas, pihak KSPSI menyampaikan permohonan maaf yang mendalam kepada masyarakat pengguna jalan di Kota Makassar. Pihaknya memprediksi akan terjadi kemacetan parah di sejumlah ruas jalan utama akibat mobilisasi massa buruh yang besar dari berbagai arah menuju titik aksi.

Abdul Azis juga mengimbau kepada warga yang tidak memiliki kepentingan mendesak agar menghindari titik-titik kemacetan tersebut pada hari Jumat nanti. Upaya antisipasi ini diharapkan dapat meminimalisir ketidaknyamanan masyarakat selama berlangsungnya peringatan hari bersejarah bagi kaum buruh tersebut. Di sisi lain, KSPSI menekankan bahwa aksi May Day 2026 ini akan berjalan secara damai dan terorganisir. Koordinasi intensif telah dilakukan dengan pihak keamanan, termasuk audiensi dengan Kapolda Sulawesi Selatan, Kapolrestabes Makassar, hingga Ketua DPRD Provinsi Sulsel untuk memastikan kondusivitas selama kegiatan berlangsung.

Menariknya, rangkaian peringatan May Day tahun ini tidak hanya terbatas pada aksi unjuk rasa. Sejak 26 April 2026, KSPSI telah menjadwalkan berbagai kegiatan pra-May Day yang bersifat edukatif dan sosial, mulai dari Workshop Ketenagakerjaan hingga aksi bakti sosial sebagai bentuk pengabdian kepada masyarakat.

Kegiatan lain seperti anjangsana ke panti asuhan dan ziarah kubur ke makam tokoh-tokoh perjuangan buruh juga menjadi agenda penting. Melalui rangkaian kegiatan ini, KSPSI berharap momentum May Day 2026 dapat memperkuat solidaritas pekerja sekaligus menjadi pengingat bagi perusahaan untuk tetap patuh pada aturan ketenagakerjaan yang berlaku.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....