Usaha Kuliner Kena imbas Kenaikan Harga Gas LPG 5 kg dan 12 kg
- 22 Apr 2026 15:51 WIB
- Makassar
RRI.CO.ID, Makassar - Kenaikan harga LPG nonsubsidi di Sulawesi Selatan khususnya di Kota Makassar menuai reaksi dari berbagai pihak termasuk Pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) yang bergerak di bidang kuliner. Owner Catering Wangi Rempah, Wahyu mengaku sangat terdampak dengan kenaikan harga gas LPG 5 dan 12 kg ini.
Ia menyebut dengan kenaikan gas LPG ini, Wahyu juga ikut menaikkan harga menu cateringnya. "Kalau saya pribadi sih saya triknya di samping harganya sedikit berubah, saya ada sedikit tambahan misalnya dari sebelumnya pesan 100 porsi tapi tidak dapat tambahan, paling saya kasih tambahan irisan buah segar yang bisa mencakup 50 porsi jadi itu nilai-nilai plusnya yang bisa menutupi kenaikan harga dari kitanya,"ucap Wahyu.
Selain itu, ia menuturkan naiknya harga menu catering karena hampir semua bahan pokok ikut mengalami kenaikan harga. "Kalau yang kejadian sekarang kan semua harga pada naik, termasuk gas 5 kg sama 12 kg jadi kami ini menyampaikan secara bijak bahwa ibu bapak maaf dikarenakan harga-harga pada naik yah termasuk gas kita ada perubahan dari harga sebelumnya dan biasanya kalau kita berikan penjelasan dengan baik, mereka akan paham,"kata Wahyu, Rabu 22 April 2026.
Di sisi lain, Wahyu mengaku mengalami penurunan daya beli di tengah naiknya sejumlah bahan pokok dan peningkatan persaingan. "Sangat menurun, misalnya dari yang umum itu seperti hajatan sudah jelas menurun tapi saya tetap komitmen dengan harga dan rasa serta pelayanan yang kami berikan,"ungkapnya.
Hal yang sama juga disampaikan seorang UMKM penyedia makanan cepat saji, Mirna yang mengaku memilih menaikkan sedikit harga makanan dibandingkan mengurangi kualitas atau rasa dari masakannya. "Iya lebih baik saya naikkan sedikit dari pada kualitas rasa dari makanannya saya ubah karena takutnya di komplain,"ungkap Mirna.
Ia berharap di tengah ketidakpastian ekonomi, harga bahan pokok juga tidak ikut naik dan pemerintah bisa memiliki solusi dari naiknya bahan-bahan pokok tersebut. "Kayak minyak goreng, cabai itu semua naik. Mudah mudahan bisa cepat stabil kayak dulu harganya,"harap Mirna.
Adapun Harga Bright Gas 5,5 kilogram mengalami kenaikan dari sekitar Rp90.000 menjadi Rp111.000 per tabung atau naik sekitar 18,8 persen. Sementara itu, Bright Gas 12 kilogram juga meningkat dari Rp192.000 menjadi Rp230.000 per tabung atau naik sekitar 18,7 persen.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....