Masuk Lima Besar Nasional, UNM Terima 1.516 Mahasiswa KIP Kuliah

  • 22 Apr 2026 09:19 WIB
  •  Makassar

RRI.CO.ID, Makassar - Plt Rektor Universitas Negeri Makassar (UNM) Prof Dr Farida Patittingi mengungkapkan bahwa kampus yang dipimpinnya menerima sebanyak 1.516 beasiswa KIP Kuliah untuk tahun 2026. Jumlah penerima KIP Kuliah ini menempatkan UNM dalam jajaran lima besar perguruan tinggi negeri akademik di Indonesia, sekaligus mempertegas peran kampus dalam membuka akses pendidikan bagi mahasiswa dari berbagai latar belakang ekonomi.

“Jadi, kita pada tahun ini menerima 1.516 beasiswa KIP Kuliah sekaligus masuk lima besar se-Indonesia, khususnya PTN Akademik,” ujar Prof Farida saat konferensi pers pelaksanaan Ujian Tulis Berbasis Komputer (UTBK) di Makassar, Selasa 21 April 2026. Capaian ini menunjukkan bahwa distribusi KIP Kuliah di UNM terus meningkat seiring dengan tingginya jumlah peminat dan komitmen institusi dalam mendukung pemerataan pendidikan.

Ia menjelaskan, besarnya kuota KIP Kuliah yang diterima UNM menegaskan bahwa kampus tidak hanya unggul dalam aspek akademik, tetapi juga memiliki perhatian serius terhadap inklusivitas dan aksesibilitas pendidikan tinggi. Program KIP Kuliah dinilai menjadi instrumen penting dalam menjembatani kesenjangan sosial, khususnya bagi calon mahasiswa berprestasi dari keluarga kurang mampu.

Menurutnya, kebijakan ini juga sejalan dengan arahan Menteri Pendidikan Tinggi, Sains dan Teknologi (Mendiktisaintek) yang mendorong perguruan tinggi untuk memperluas akses pendidikan melalui berbagai skema bantuan, termasuk KIP Kuliah. Dengan adanya program ini, semakin banyak calon mahasiswa yang memiliki kesempatan melanjutkan pendidikan di UNM tanpa terkendala biaya.

Selain itu, program KIP Kuliah merupakan bentuk nyata komitmen pemerintah dalam membantu pembiayaan pendidikan bagi mahasiswa dengan kondisi ekonomi terbatas. Tidak hanya mencakup biaya kuliah, KIP Kuliah juga memberikan bantuan biaya hidup yang memungkinkan mahasiswa fokus pada proses akademik dan pengembangan diri selama masa studi.

Sementara itu, terkait pelaksanaan UTBK 2026 di hari pertama, Prof Farida memastikan seluruh rangkaian kegiatan berjalan lancar. Ia menyebutkan bahwa pihak kampus telah melakukan pemantauan langsung untuk memastikan kesiapan di setiap titik lokasi ujian.

“Kita berkeliling dan kita memastikan seluruh pimpinan, panitia, semua bersama-sama memastikan bahwa seluruh proses pelaksanaan UTBK-SNBT Universitas Negeri Makassar ini berjalan lancar,” ujarnya. Pengawasan menyeluruh ini juga menjadi bagian dari upaya UNM dalam menjaga kualitas seleksi, termasuk bagi calon penerima KIP Kuliah yang mengikuti jalur UTBK.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....