Jufri Rahman Ingatkan Dampak El Nino Sektor Pertanian dan Masyarakat
- 20 Apr 2026 14:00 WIB
- Makassar
RRI.CO.ID, Makassar – Badan Meteorlogi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) telah memprediksi masuknya el nino ke Indonesia pada semester kedua tahun 2026 yang mulai terasa pada Apil dan akan meningkat antara Mei hingga Juli. Sekretaris Daerah Provinsi Sulawesi Selatan, Jufri Rahman menyebutkan yang paling akan terdampak dari el nino nanti adalah daerah penghasil pertanian, namun secara umum tentu masyarakat juga terdampak.
Hal ini diungkapkan Jufri Rahman Senin April 2026. Menurutnya, kondisi ini sudah banyak peringatan yang dikeluarkan dari banyak pihak untuk mempersiapkan diri dengan melakukan mitigasi sejak awal. “Dampaknya pasti banyak akan terkena, dan yang paling merasakan adalah daerah penghasil pertanian, selain itu pasti akan terjadi kelangkaan air bersih, karena sumber mata air akan terpengaruh,” kata Jufri Rahman.
Selain itu, Jufri Rahman juga menyebutkan masyarakat mesti diedukasi dari sekarang terkait memanfaatkan air, “Masyarakat mesti diedukasi bagaimana memanfaatkan air itu dengan efektif dan efisien. Sehingga dalam kondisi alam yang pastinya debit air akan menurun, semua sudah terbiasa dengan hal seperti itu,” ujarnya
Sementara itu, terkait dengan kebijakan pemerintah untuk menghadapi el nino. Jufri Rahman menyebutkan dinas terkait sudah harus membuat langka-langkah antisipasi, sekaligus mitigasi, dan menyiapkan solusi atas menjelang terjadinya yang diramalkan itu. Tentu di dinas ketahanan pangan, kemudian dinas tanaman pangan hortikultura dan perkebunan, dan dinas pemberdayaan sumber daya air.
“Sekarang ini sudah di proyek multi years, proyek 3.7 billion itu, MYP 3.7 B itu, ada juga perbaikan jaringan irigasi. Kami berharap sebelum el nino tiba ini sudah bisa efektif, sehingga tentu saja akan minimal menurunkan sedikit dampaknya, dibanding kalau tidak beroperasi kira-kira begitu,” paparnya
Terkait dengan dampak lain dari el nino, Ia menyebutkan sejumlah sekto yang bisa terdampak diantaranya bukan cuma harga pasar di satu sisi inflasi pasti akan terpicu, “Karena terpengaruh sembilan bahan pokok juga, yang dari pertanian. Pasti cabai terpengaruh, bawang terpengaruh, yang selama ini menjadi pemantik dari kenaikan atau terjadinya inflasi di Sulawesi Selatan,”ucapnya
Ia pun menambahkan, selain pertanian yang juga akan terkena dampak yaitu pertambakan,karena menurunnya debit air. “Pertambakan juga kan tentu berpengaruh, karena menurun debit air, sementara kalau ikan bolu itu harus di air payau kan. Jadi biar dekat dengan air laut, kalau air sungai tidak seimbang, tidak payau lagi, langsung jadi asin. Kan begitu, pasti akan terpengaruh. Semua segi kehidupan, karena itu perlu langkah mitigasi,”katanya lebih jauh.
Sementara itu, terkait dengan Pemerintah Dearah adakah imbauan atau arahan khusus, Jufri Rahman menyebutkan tentu semua pemerintah daerah sudah membaca informasi tentang el nino ini , tentunya ini mengingatkan para kepala daerah. “Dengan berita-berita seperti ini, pasti kepala daerah yang cerdas dan antisipatif, akan mengambil kebijakan. Cerdas dan antisipatif, itu kata kuncinya,” ungkapnya.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....