BPJS Kesehatan Luncurkan Delapan Program Quick Wins

  • 15 Apr 2026 14:55 WIB
  •  Makassar

RRI.CO.ID, Makassar – BPJS Kesehatan meluncurkan delapan program prioritas bertajuk Quick Wins yang ditargetkan terealisasi dalam 100 hari kerja pertama jajaran direksi periode 2026–2031. Program ini difokuskan untuk menjawab kebutuhan peserta Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) agar memperoleh layanan yang cepat, mudah, dan solutif.

Direktur Utama Prihati Pujowaskito mengatakan, delapan program tersebut terdiri atas empat program Customer Centric dan empat program Collaborative. “Program Customer Centric kami kembangkan untuk mengakomodir kebutuhan fundamental peserta JKN. Harapan masyarakat sama, yakni mendapat respons cepat dan solusi saat menghadapi kendala layanan,” ujarnya di Jakarta, Rabu, 15 Maret 2026.

Empat program Customer Centric meliputi Respons Cepat Solutif, Iuran Kuat, Prolanis Muda, dan Eliminasi Inefisiensi. Salah satu yang menjadi sorotan ialah layanan administrasi melalui WhatsApp PANDAWA 24 Jam.

Direktur Kepesertaan Akmal Budi Yulianto menjelaskan, masyarakat kini dapat mengakses PANDAWA selama 24 jam penuh melalui nomor WhatsApp 08118165165. Sebelumnya layanan tersebut hanya tersedia pukul 08.00 hingga 17.00 waktu setempat.

Selain itu, BPJS Kesehatan juga menyiapkan layanan prioritas dengan standar waktu respons kurang dari lima menit. Layanan tersebut mencakup penambahan anggota keluarga peserta, pengaktifan kembali kepesertaan tertentu, hingga perubahan data peserta seperti NIK, KK, nomor telepon, dan alamat.

Di sisi lain, empat program Collaborative mencakup P-Care MBG, Siswa Sehat Sekolah Rakyat, Desa Sehat JKN, dan JKN 3T. Program ini dilaksanakan melalui sinergi lintas sektor untuk memperluas akses pelayanan kesehatan, termasuk di wilayah tertinggal, terdepan, dan terluar.

Menkomdigi Meutya Hafid yang hadir dalam peluncuran tersebut menilai PANDAWA 24 jam sejalan dengan arah transformasi digital nasional menuju layanan publik yang proaktif dan efisien.

Sementara itu, Ratu Ayu Isyana Bagoes Oka menyebut akses layanan kesehatan yang cepat dan responsif menjadi fondasi utama dalam pembangunan sumber daya manusia Indonesia.

google-preference
Kata Kunci / Tags

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....