Kurangi Sampah Organik, Kelurahan Bulurokeng Maksimalkan Teba di Tingkat RT RW
- 13 Apr 2026 17:31 WIB
- Makassar
RRI.CO.ID, Makassar - Pemerintah Kelurahan Bulurokeng, Kecamatan Biringkanayya, Kota Makassar memaksimalkan penanganan sampah organik melalui inovasi Teba atau (Tempat Pembuangan Sampah/Teba Modern). Teba ini adalah inovasi pengelolaan sampah organik di Makassar yang mengubah sisa rumah tangga menjadi kompos alami.
Lurah Bulurokeng, Muh Mahar mengatakan telah menginstruksikan seluruh RT RW untuk minimal memiliki dua Teba di wilayahnya. "Jadi kalau tidak ada mobil sampah yang datang atau motor sampah, sampah organiknya bisa di buang di lubang Teba yang dibuat,"kata Muh Mahar, Senin 13 April 2026.
Dijelaskan di Kelurahan Bulurokeng, dominan sampah yang dihasilkan adalah Sampah organik, sisanya sama non organik dan residu. "Sampah organik kami itu mencapai 50 sampai 60 persen, selebihnya sampah non organik dan residu sekitar 20 sampai 30. Nah 20 sampai 30 persennya ini yang di bawa ke Tempat Pembuangan Akhir (TPA)," ucapnya.
Muh Mahar mengaku dengan kapasitas wilayah yang cukup luas, volume sampah di yang dihasilkan juga cukup banyak, sehingga untuk mengurangi beban TPA Antang, Teba dinilai bisa menjadi salah satu solusi jangka panjang. Di sisi lain, ia menyebut saat ini pihaknya memiliki TPS3R atau Tempat Pengelolaan Sampah - Reduce, Reuse, Recycle).
"Saya sudah kumpulkan RT RW untuk diedukasi salah satunya soal pemilahan sampah, jadi bagaimana sampah ke TPA bisa berkurang. Dan kami ada TPS3R jadi beberapa RW kami pusatkan ke TPS3R, ini juga menjadi solusi karena armada kami kurang," bebernya.
Sebelumnya Pemerintah Kota Makassar mendorong pemerintah kecamatan dan kelurahan untuk melakukan upaya dan inovasi penanganan sampah mengingat Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Antang di tahun 2026 akan berubah menjadi TPA sanitary landfill yang dari sebelumnya TPA open dumping.
Hal ini juga merupakan instruksi langsung dari Pemerintah Pusat yang menargetkan Pemerintah Daerah bisa menata lebih baik Tempat Pembuangan Akhir di wilayah masing-masing.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....