Guru MAN 3 Makassar Latih 200 Guru Jadi Trainer Microsoft

  • 09 Apr 2026 09:41 WIB
  •  Makassar

RRI.CO.ID, Makassar - Guru Alquran Hadis dari MAN 3 Pk Kota Makassar, Raabiul Akbar, berbagi pengetahuan tentang Computational Thinking dalam kegiatan pelatihan guru sebagai Trainer Microsoft. Kegiatan ini diikuti oleh sekitar 200 guru dari berbagai jenjang pendidikan, mulai dari SD, SMP, SMA, hingga SMK yang tergabung dalam program WIT Gen 8, menandai semakin luasnya peran guru MAN 3 Pk Kota Makassar dalam pengembangan pendidikan berbasis teknologi.

Dalam kegiatan tersebut, Raabiul Akbar membawakan materi mengenai pentingnya Computational Thinking sebagai pendekatan berpikir sistematis dalam menyelesaikan berbagai persoalan pembelajaran di era digital. Pelatihan ini menjadi ruang berbagi pengalaman sekaligus penguatan kapasitas guru agar mampu mengintegrasikan keterampilan berpikir komputasional dalam proses belajar mengajar di kelas, termasuk praktik sederhana yang bisa diterapkan di berbagai mata pelajaran.

Raabiul Akbar mengaku kegiatan ini menjadi pengalaman yang sangat berkesan baginya. Pasalnya, sebagai guru di MAN 3 Pk Kota Makassar, ia lebih sering berdiri di depan peserta didik, sementara pada kesempatan tersebut ia justru berbagi ilmu dengan para guru dari berbagai latar belakang bidang studi. “Awalnya saya sempat merasa canggung karena biasanya berbicara di depan siswa, tetapi kali ini harus berbagi dengan para guru yang memiliki banyak pengalaman dan prestasi. Namun justru dari situ saya belajar banyak tentang semangat dan dedikasi luar biasa yang dimiliki para pendidik,” ujarnya, dalam keterangan tertulisnya, Kamis, 9 April 2026.

Ia menambahkan, antusiasme para peserta selama pelatihan memberikan energi positif dan menjadi inspirasi tersendiri baginya sebagai bagian dari tenaga pendidik di MAN 3 Pk Kota Makassar yang terus berupaya beradaptasi dengan perkembangan zaman. Menurutnya, kegiatan seperti ini sangat penting untuk memperkuat kolaborasi antar guru serta memperkaya pendekatan pembelajaran yang relevan dengan perkembangan teknologi dan kebutuhan zaman. Ia juga menilai bahwa penerapan Computational Thinking dapat membantu siswa lebih kritis, kreatif, dan mampu memecahkan masalah secara terstruktur.

Raabiul Akbar juga menyampaikan rasa syukur atas kesempatan yang diberikan untuk berbagi pengetahuan bersama para guru dari berbagai daerah. Baginya, keterlibatan guru MAN 3 Pk Kota Makassar dalam forum nasional seperti ini menjadi langkah strategis untuk memperluas dampak pendidikan. “Alhamdulillah, ini menjadi pengalaman yang sangat berharga. Semoga ilmu yang dibagikan dapat memberikan manfaat dan menjadi bagian dari langkah kecil untuk kemajuan pendidikan ke depan,” katanya.

Kegiatan ini sekaligus menunjukkan peran aktif guru madrasah dalam pengembangan literasi digital dan inovasi pembelajaran, sekaligus menegaskan bahwa insan pendidikan, termasuk dari MAN 3 Pk Kota Makassar, terus bergerak untuk beradaptasi dengan perkembangan teknologi demi meningkatkan kualitas pendidikan secara menyeluruh.

Kepala MAN 3 Pk Kota Makassar, Zulfikah Nur, menyampaikan rasa bangga atas kepercayaan yang diberikan kepada salah satu gurunya. Ia menilai keberhasilan ini bukan hanya menjadi prestasi individu, tetapi juga membawa nama baik madrasah agar semakin dikenal luas di tingkat nasional. “Kami berharap tidak berhenti sampai di sini saja atau satu guru saja, tetapi guru lainnya juga bisa berbagi ilmu dan pengalaman dengan sesama pendidik di seluruh Indonesia,” terangnya.

Dengan semakin banyaknya guru dari MAN 3 Pk Kota Makassar yang terlibat dalam kegiatan pengembangan kapasitas seperti ini, diharapkan inovasi pembelajaran berbasis teknologi dapat terus berkembang dan memberikan dampak nyata bagi dunia pendidikan di Indonesia.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....