Tren Caesar di Perkotaan Pengaruhi Permintaan Stok Darah termasuk di Makassar

  • 01 Apr 2026 21:51 WIB
  •  Makassar

RRI.CO.ID, Makassar - Fenomena tingginya angka persalinan melalui operasi caesar (sectio caesarea) di perkotaan, termasuk Makassar, cukup berkontribusi terhadap permintaan kantong darah di Unit Transfusi Darah (UTD) PMI Kota Makassar. Wakil Kepala UTD PMI Makassar, Khudri Arsyad mengatakan di Kota Makassar, permintaan darah untuk persalinan caesar bisa mencapai dua kantong per orang.

"Jadi ada musim-musim tertentu misalnya setelah Idul Fitri biasanya musim nikah dan satu tahun kedepan dia melahirkan, nah ini juga biasanya membutuhkan darah apalagi kalau lahiran caesar,"kata Khudri, Rabu 1 April 2026.

Dikatakan persalinan caesar, meskipun umum dilakukan, memiliki risiko perdarahan yang lebih tinggi dibandingkan persalinan normal, sehingga kebutuhan darah untuk antisipasi sering kali meningkat. "Minimal dua kantong darah untuk persalinan caesar, ini juga tren masyarakat kota itu memilih melahirkan caesar. Ini bagian dari pemenuhan darah dari aspek itu," jelas Khudri.

Selain permintaan darah dari persalinan caesar, Khudri Arsyad juga menuturkan permintaan yang ada setiap harinya atau sekitar 200 sampai 350 kantong perhari ini bisa dari berbagai penyakit, seperti penyakit Demam Berdarah. "Jadi jenis-jenis penyakit ini juga mempengaruhi stok darah. Misalnya saja ada 1 pasien yang membutuhkan 40 kantong. Jadi bisa dibayangkan kalau 1 orang membutuhkan 40 kantong, artinya kita juga harus mencari pendonor 40 orang,"jelasnya.

Penyakit lain lagi, lanjut Khudri, misalnya penyakit seperti leukimia. "Ini penyakit yang harus transfusi secara rutin, ada yang 2 kali seminggu, ada yang 3 kali seminggu bahkan ada 4 kali seminggu. Itu semua membutuhkan darah sekitar 4 atau 8 bahkan ada yang 10 kantong,"ungkapnya.

Olehnya itu, untuk memenuhi tingginya permintaan stok darah dari rumah sakit rujukan, pihaknya memaksimalkan gerai, relawan, pendonor tetap untuk melakukan donor darah.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....