BKD Sulsel akan Lakukan Pemetaan Calon Kepala Sekolah

  • 29 Mar 2026 09:50 WIB
  •  Makassar

RRI.CO.ID, Makassar – Badan Kepegawaian Daerah Provinsi Sulawesi Selatan mulai melakukan pemetaan untuk para calon Kepala Sekolah, dimana ini merupaka salah satu tahapan seleksi yang diperuntukkan untuk para calon Kepsek satuan pendidikan lingkup Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sulawesi Selatan (Sulsel).

Diketahui, sebanyak 800 guru telah mendaftarkan diri melalui aplikasi KSPS (Kepala Sekolah dan Pengawas Sekolah). Calon kepala sekolah harus memenuhi dua syarat, yaitu merupakan guru penggerak dan memiliki sertifikat. Dimana, hanya 400 calon kepala sekolah yang mengumpulkan berkas,dan sebanyak 195 calon kepala dinyatakan lolos seleksi, dan mereka telah mengikuto tes CAT pada Januari lalu.

Kepala Badan Kepegawaian Daerah Provinsi Sulawesi Selatan Erwin Sodding menjelaskan pihaknya sedang melakukan pemetaan terhadap para calon kepsek yang telah mengikuti seluruh rangkaian seleksi. Menurut ia, hal tersebut penting dilakukan untuk memastikan penempatan kepsek di setiap sekolah sudah sesuai.

“Kami sedang lakukan pemetaan dulu semua, datapdata yang lulus bakal calon kepala sekolah, pernah ada yang ikut BCKS (Bakal Calon Kepala Sekolah) toh, sudah wawancara juga, sudah diassesmen, kami sudah lakukan, kami profiling lagi histori dan rekam jejaknya," kata Erwin, Sabtu 28 Maret 2026

Ia menegaskan bahwa proses ini akan berjalan cepat, sehingga semua bisa rampung dan dapat segera diajukan ke Gubernur, dan saat ini, nama-nama calon kepsek masih di Majelis Pertimbangan. "Sudah ada beberapa yang on progres

"Beberapa sebenarnya sudah on progres mi, tapi kamibbutuh waktu karena banyak jumlahnya, jadi sambil menunggu itu berjalan waktu, kami upayakan ini cepat supaya bisa akselerasi," tambahnya.

Diketahui, saat ini ada 112 sekolah di bawah kewenangan Pemprov (SMA, SMK, dan SLB) yang dijabagt oleh Pelaksana tugas Kepsek. Namun, Erwin menyebutkan jumlah kepsek yang akan dilantik bisa lebih banyak bergantung pada kebutuhan sekolah nantinya.

"Semua masih dinamis, kami lihat ada yang memang sudah periodisasi juga, kami juga belum tahu dalam perjalanannya ada yang mengundurkan diri, ada yang juga memasuki masa pensiun, ini lagi mapping semua dan mudah-mudahan dalam waktu yang tidak lama, mungkin kalau masuk kerja kami akselerasi lagi," tukas Erwin.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....