Pasca Lebaran, Lonjakan Pernikahan di Sulsel Tembus Ratusan Pasangan

  • 26 Mar 2026 19:07 WIB
  •  Makassar

RRI.CO.ID, Makassar - Lonjakan pernikahan terjadi di Provinsi Sulawesi Selatan (Sulsel) pasca perayaan Hari Raya Idul Fitri 2026 yang memasuki Bulan Syawal 1447 Hijriah. Fenomena ini kembali menegaskan kuatnya tradisi masyarakat dalam memilih momen Syawal sebagai waktu yang dianggap penuh keberkahan untuk melangsungkan pernikahan.

Dalam kurun waktu empat hari, yakni mulai 22 hingga 25 Maret 2026, tercatat sebanyak 168 pasangan telah mendaftar untuk melaksanakan pernikahan di bulan Syawal. Data tersebut menunjukkan tingginya antusiasme masyarakat dalam memanfaatkan momentum pasca Lebaran untuk membangun rumah tangga.

Jumlah jadwal pernikahan tersebut disampaikan oleh Kepala Bidang Urusan Agama Islam (Urais) Kanwil Kementerian Agama Sulsel, H. Abd. Gaffar. Ia menjelaskan bahwa data tersebut dihimpun melalui Sistem Informasi Manajemen Nikah (Simkah), baik dari pendaftaran online maupun layanan langsung di Kantor Urusan Agama (KUA).

"Menurut data Simkah di Provinsi Sulawesi Selatan sejak tanggal 22 hingga 25 Maret 2026, total ada 168 pendaftar nikah, baik melalui aplikasi Simkah maupun datang langsung ke Kantor KUA," ujar Abd. Gaffar dalam keterangan tertulis.

Sementara itu, Kepala Kanwil Kemenag Sulsel, Ali Yafid, menyampaikan bahwa peningkatan pernikahan pasca Lebaran merupakan tradisi yang telah lama mengakar di tengah masyarakat Bugis dan Makassar. Menurutnya, momen Syawal dipercaya membawa keberkahan lanjutan setelah bulan suci Ramadan. "Tradisi melaksanakan pernikahan pasca Hari Raya Idul Fitri atau lebaran dalam masyarakat Bugis Makassar di Sulsel selama ini kami lihat memang sangat marak," kata Ali Yafid. Kamis, 26 Maret 2026.

Ia menjelaskan, rangkaian prosesi adat seperti mappacci (penyucian diri), mappenre botting (antar mempelai), mappasikarawa (sentuhan pertama), mapparola (kunjungan balik), hingga massita baiseng (silaturahmi) menjadi bagian penting dalam setiap pernikahan. Prosesi tersebut tidak hanya menjadi simbol budaya, tetapi juga mempererat hubungan kekeluargaan. "Semuanya memperkuat ikatan keluarga dan tanda syukur," ujar Ali Yafid.

Mengantisipasi lonjakan pendaftaran pernikahan, pihak Kemenag Sulsel telah mengambil langkah strategis untuk memastikan layanan tetap berjalan optimal. Ali Yafid mengungkapkan bahwa seluruh jajaran telah diinstruksikan untuk memberikan pelayanan maksimal kepada masyarakat, terutama setelah masa libur Lebaran. "Kami sudah menginstruksikan sebelum libur Lebaran agar seluruh proses pendaftaran dan pencatatan nikah setelah Lebaran tetap ditangani dan dilayani," jelasnya.

Lebih lanjut, ia menambahkan bahwa kemudahan akses layanan kini semakin dirasakan masyarakat dengan hadirnya sistem digital melalui aplikasi Simkah. Dengan sistem ini, calon pengantin dapat mendaftar pernikahan secara online tanpa harus datang langsung ke kantor KUA. "Apalagi sekarang proses pendaftaran dan pencatatan nikah sudah bisa diakses secara online melalui Simkah, sehingga lebih memudahkan masyarakat," tambahnya.

Ali Yafid juga memastikan bahwa layanan pernikahan tetap berjalan meskipun sebagian aparatur masih menerapkan sistem kerja fleksibel. Hal ini sesuai dengan kebijakan yang mulai diberlakukan sejak 25 Maret 2026, di mana aparatur Kemenag menjalankan pola kerja kombinasi antara Work From Home (WFH) dan Work From Anywhere (WFA).

Namun demikian, layanan utama seperti pencatatan pernikahan tetap dilaksanakan secara langsung di Kantor Urusan Agama guna memastikan kebutuhan masyarakat tetap terpenuhi secara optimal. "Saya harap dengan sistem ini, masyarakat tetap bisa mendapatkan layanan seperti hari kerja normal. Insya Allah aparatur kami siap memberikan layanan," ujarnya.

Fenomena lonjakan pernikahan di Sulsel ini tidak hanya mencerminkan tradisi yang terus hidup, tetapi juga menunjukkan bagaimana layanan publik berbasis digital mampu beradaptasi dengan kebutuhan masyarakat modern tanpa meninggalkan nilai-nilai budaya lokal.

google-preference
Kata Kunci / Tags

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....