Wali Kota Makassar Minta RT/RW Aktifkan Siskamling jelang Mudik Lebaran 2026
- 04 Mar 2026 07:29 WIB
- Makassar
RRI.CO.ID, Makassar — Menjelang libur Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriah atau Lebaran 2026, Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, mengimbau seluruh camat, lurah hingga ketua RT/RW untuk meningkatkan pengawasan keamanan lingkungan.
Imbauan tersebut disampaikan menyusul rencana pemerintah menerapkan kebijakan Work From Anywhere (WFA) bagi ASN dan pegawai swasta pada periode menjelang dan setelah Lebaran 2026. Kebijakan ini diperkirakan akan meningkatkan arus mudik lebih awal, sehingga banyak rumah warga berpotensi ditinggalkan dalam kondisi kosong.
Munafri menegaskan agar sistem keamanan lingkungan (siskamling) kembali diaktifkan selama periode mudik Idulfitri.
“Ini yang perlu diantisipasi, sehingga kami minta para lurah hingga RT/RW agar memantau wilayahnya masing-masing, dan siskamling diaktifkan selama mudik Lebaran,” ujarnya di Kantor Balai Kota Makassar, Selasa, 3 Maret 2026.
Menurutnya, budaya mudik merupakan tradisi tahunan yang tidak dapat dihindari. Setiap menjelang Idulfitri, masyarakat kembali ke kampung halaman untuk bersilaturahmi dengan keluarga. Namun di balik momen tersebut, terdapat potensi risiko keamanan yang harus diantisipasi bersama.
Pria yang akrab disapa Appi itu juga mengimbau warga yang hendak mudik agar melapor terlebih dahulu kepada pengurus RT/RW setempat, terutama jika rumah ditinggalkan dalam keadaan kosong. “Saya mengimbau masyarakat yang mau mudik agar menyampaikan kepada RT/RW-nya, apalagi rumah ditinggal kosong,” katanya.
“Supaya kalau ada apa-apa, misalnya terjadi kebakaran, kita tahu apakah rumah itu kosong atau ada orang di dalamnya,” sambungnya.
Ia mencontohkan, jika terjadi insiden seperti kebakaran tanpa adanya laporan sebelumnya, petugas akan kesulitan memastikan kondisi penghuni rumah. Selain itu, pelaporan juga dinilai penting untuk mengantisipasi potensi tindak kejahatan.
Munafri menilai peran RT/RW sangat strategis dalam menjaga keamanan lingkungan. Ia berharap para pengurus wilayah dapat bekerja sama dengan aparat terkait guna memastikan situasi tetap kondusif selama warga menjalankan mudik.
Selain aspek keamanan, Munafri juga mengingatkan warga untuk mengecek kondisi rumah sebelum ditinggalkan, mulai dari memastikan pintu dan jendela terkunci rapat hingga mematikan dan mencabut peralatan elektronik guna mencegah korsleting listrik.
Tak hanya itu, ia turut menyoroti pentingnya menjaga kebersihan lingkungan menjelang Idulfitri. Munafri meminta camat, lurah, dan RT/RW mengantisipasi potensi lonjakan volume sampah, mengingat sebagian petugas kebersihan juga akan menjalani mudik Lebaran.
“Jangan sampai saat Lebaran sampah menumpuk sampai tiga atau empat hari. Ini bisa menjadi persoalan baru. Harus diantisipasi dari sekarang,” tegasnya.
Ia berharap koordinasi antara pemerintah kecamatan, kelurahan, dan masyarakat dapat berjalan optimal agar keamanan, ketertiban, dan pelayanan kebersihan tetap terkendali selama periode libur Lebaran.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....