Pemprov Sulsel Sebut Curah Hujan Tinggi Jadi Sebab Jalan Rusak di Hertasning

  • 02 Mar 2026 09:57 WIB
  •  Makassar

RRI.CO.ID, Makassar - Kondisi ruas Jalan Hertasning di Kota Makassar, tepatnya di depan kantor PT PLN (Persero) UP3 Makassar Selatan, menjadi sorotan masyarakat setelah ditemukan adanya titik kerusakan berupa lubang pada permukaan jalan yang saat ini masih dalam tahap pengaspalan. Kerusakan tersebut memicu pertanyaan publik, terutama karena proyek ini masih berjalan dan menjadi bagian dari peningkatan infrastruktur strategis di kawasan padat kendaraan.

Dalam potongan video yang beredar di media sosial, terlihat permukaan jalan mengalami kerusakan ringan di beberapa bagian. Titik yang berlubang tampak berada di jalur dengan intensitas kendaraan tinggi, termasuk kendaraan berat yang setiap hari melintas. Video tersebut pun memicu beragam komentar warga yang mempertanyakan kualitas pekerjaan di tengah kondisi Curah Hujan yang belakangan cukup tinggi di Makassar.

Menanggapi hal itu, Kepala Dinas Bina Marga dan Bina Konstruksi (DBMBK) Provinsi Sulawesi Selatan, Andi Ihsan, menjelaskan bahwa kerusakan yang terjadi bersifat lokal dan tidak merata di seluruh ruas jalan. “Kembali lagi, faktor curah hujan yang tinggi sangat berpengaruh. Aspal merupakan material yang paling sensitif terhadap air, sementara lalu lintas di ruas tersebut cukup padat,” ujar Ihsan dalam keterangannya kepada rri, Senin, 2 Maret 2026.

Ia menegaskan, kerusakan yang muncul bukan terjadi di sepanjang badan jalan, melainkan hanya pada titik-titik tertentu. Menurutnya, kombinasi Curah Hujan yang tinggi dan beban lalu lintas berat dapat mempercepat penurunan kualitas aspal, khususnya saat proses pengerjaan belum sepenuhnya rampung.

Menurut Andi Ihsan, faktor cuaca menjadi pertimbangan utama mengapa pengaspalan belum dapat dilakukan secara masif. Curah Hujan yang masih tinggi dinilai tidak memungkinkan pelaksanaan pekerjaan aspal secara optimal karena berpotensi menurunkan kualitas hasil pekerjaan jika dipaksakan. “Kerusakannya tidak keseluruhan, hanya setempat. Malam ini penanganan sementara berlangsung di lapangan. Intinya, setiap kerusakan akan segera dibenahi sesuai standar yang dipersyaratkan dalam spesifikasi teknis Bina Marga,” jelasnya.

Penanganan sementara tersebut dilakukan untuk memastikan keamanan dan kenyamanan pengguna jalan, sembari menunggu kondisi cuaca lebih stabil agar pengaspalan lanjutan dapat dilakukan maksimal. Pihaknya juga memastikan pengawasan teknis tetap berjalan sesuai prosedur agar kualitas akhir pekerjaan memenuhi standar.

Meski muncul sorotan publik, Andi Ihsan memastikan penanganan ruas Jalan Hertasning tetap menjadi bagian dari proyek Multiyears Contract (MYC) Paket 1 yang saat ini masih berjalan sesuai dengan perencanaan dan jadwal kerja tahun anggaran yang telah ditetapkan. Proyek ini ditargetkan meningkatkan kualitas konektivitas dan memperlancar arus kendaraan di salah satu jalur vital Kota Makassar.

Dengan kondisi Curah Hujan yang masih fluktuatif, pemerintah daerah mengimbau masyarakat untuk tetap berhati-hati saat melintas di lokasi pengerjaan. Evaluasi dan perbaikan akan terus dilakukan agar hasil akhir proyek benar-benar memberikan manfaat jangka panjang bagi warga.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....