Pertamina Diminta Lakukan Mitigasi Antisipasi Stok BBM Kurang
- 19 Feb 2026 11:34 WIB
- Makassar
RRI.CO.ID, Makassar – Pelaksana tugas Kepala Dinas Energi Sumber Daya Mineral Provinsi Sulawesi Selatan, Andi Eka Prasetya meminta agar PT Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi, melakukan langkah mitigasi ketika terjadi kekurangan stok BBM, ataupun hal-hal yang tidak dikehendaki selama Ramadhan dan nanti saat Idul Fitri.
Hal ini diungkapkan Andi Eka Prasetia, pada RRI, Rabu, 18 Februari 2026. Ia mengungkapkan, pihaknya terus melakukan koordinasi bersama dengan Pertamina untuk memastikan kondisi ketersediaan aman, untuk proyeksi di selama Ramadhan hingga Idul Fitri
Lebih jauh, Ia menyebutkan melihat angka realiasisai penggunaan baik itu biosolar, pertamax dan LPG diawal tahun, melihat mengalami over sesuai yang disampaikan, untuk itu diharapkan ada langkah mitigasi yang dilakukan, “Kami melihat bahwa terjadi peningkatan konsumsi, namun masih dalam batas aman dengan dengan realisasi dalam prognosis yang sudah direalisasikan pihak Pertamina ini berpotensi overkota untuk ke depannya di per Januari, tentu kami berhara berharap kepada pihak Pertamina untuk melakukan mitigasi hal-hal yang tidak dikendaki jika ada terjadi misalnya kelangkaan, atau antrian panjang,” ungkapnya
Dengan mitigasi tersebut, Andi Eka menyatakan Pertamina sudah dapat mengambil langkah cepat jika terjadi kondisi yang tidak diinginkan, termasuk juga suplai BBM ke daerah Luwu Raya yang sempat terjadi penutupan ini menjadi perhatian, dan saat ini koordinasi terus dilakukan untuk mengambil langkah startegis, untuk menganstipasi hal-hal yang terjadi, “Memang tidak bisa dipungkiri bahwa terjadinya penutupan ini secara otomatis menutup akses masuk pendistribusian BBM maupun LPG, salah satunya berdasarkan hasil koordinasi yaitu dengan megambil dari Poso,” terangnya
Sementara itu, Sales Branch Manager I Fuel PT Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi, Muhammad Yoga Prabowo menyatakan sesuai dengan proyeksi dari tahun -tahun sebelumnya, memang akan terjadi peningkatan demand khusunya untuk produk seperti gasoline, Pertalite Pertamax dan juga Pertamax Turbo dan juga penurunan, “Biasanya untuk produk gasoil , kami estimasikan sekitar kurang lebih 8 sampai dengan 10 persen penurunan untuk gasoil dan juga peningkatan 7 sampai dengan 8 persen untuk gasoline,” terangnya
Melihat itu, Yoga menyatakan telah mengambil langkah antisipasi senantiasa melakukan build up stok baik di lembaga penyalur kami di SBBU maupun di Agen dan juga di terminal BBM, “Kami telah mengantisipasi, agar selama Ramadhan hingga Idul Fitri ketesediaan BBM aman. Selain itu kami juga telah menyiapkan layanan tambahan, termasuk mengantisipasi terjadinya antrian panjang di dalam SPBU dan sekitarnya saat mengisi BBM nanti,” terangnya.
Untuk mengurai kemacetan dan antrian panjang, Yoga menyebutkan di SPBU telah di siapkan marshal, mereka yang mengurai kalau terjadi antrian ya dan juga untuk memastikan kelancaran arus lalu lintas di sekitar SPBU.”Selain itu tentunya juga kami menyediakan layanan tambahan berupa Serambi My Pertamina, layanan PDS, nanti juga ada SPBU dan juga Agen LPG Siaga khususnya untuk mengantisipasi lonjakan ya selama periode masa Ramadan dan Idul Fitri,” paparnya.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....